GENMILENIAL.ID – Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto telah mengajukan 24 nama calon duta besar untuk negara-negara sahabat.
Proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap para calon tersebut telah digelar oleh Komisi I DPR RI pada 5–6 Juli 2025 lalu di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Menanggapi penunjukan tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa pengajuan nama-nama calon dubes adalah hak prerogatif presiden.
Ia juga menyebutkan bahwa banyak faktor yang menjadi dasar pertimbangan penunjukan ini.
Baca Juga: 'Telkomsel Kejam', DPR desak Erick Thohir evaluasi praktik hanguskan sisa kuota pelanggan
“Pertimbangannya tentu banyak, termasuk situasi global yang dinamis juga menjadi faktor penting bagi Presiden,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Gedung Kwarnas, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Juli 2025.
Dari 24 nama yang diajukan, 18 di antaranya merupakan pejabat karier di bidang diplomasi. Sementara itu, enam nama lainnya berasal dari kalangan non-karier.
Menurut Hasan, hal tersebut juga dipertimbangkan secara matang.
“Mereka yang bukan diplomat karier tetap dipilih karena memiliki kemampuan, modal sosial, keluwesan, dan jaringan internasional yang luas di negara tujuan,” jelas Hasan.
Baca Juga: Trump terapkan tarif 32 persen untuk produk RI mulai Agustus, Istana: Masih ada peluang negosiasi
Ia menegaskan bahwa integritas dan kompetensi tidak hanya ditentukan dari latar belakang karier, tetapi juga pemahaman terhadap dinamika negara yang bersangkutan.
“Kalau tahu medan, punya networking, dan kelincahan diplomasi, itu juga sangat penting,” imbuhnya.
Hasan menambahkan, pengisian jabatan duta besar memang perlu segera dilakukan, mengingat beberapa pos sudah lama kosong.
Di antaranya adalah posisi duta besar RI untuk Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Pengunduran diri Hasan Nasbi ditolak Prabowo, istana ungkap alasan tak ganti kepala PCO
Mensesneg bantah pengunduran diri Hasan Nasbi karena masalah anggaran di PCO: Tidak ada kaitannya
Menyoal pengunduran diri Hasan Nasbi, Prasetyo Hadi beberkan alur surat hingga penolakan dari Presiden Prabowo
Beberapa negara terlibat peperangan, Hasan Nasbi ungkit lagi ucapan Prabowo saat kampanye Pemilu 2019: Perang makin dekat ke negara kita
DPR terima surpres usulan Dubes RI untuk 24 negara, Puan: Nama-nama masih rahasia
Mantan Menko Jokowi dicalonkan jadi Dubes AS, DPR soroti rekam jejak dan kemampuan komunikasi
Komisi I DPR soal uji calon Dubes: Kalau ini dianggap bocoran, semuanya oke