Baca Juga: Profil Sandi Butar Butar dan kronologi dua kali pemecatannya dari Dinas Damkar Depok
Selain itu, Indonesia juga akan mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi, termasuk dengan memastikan stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung likuiditas pasar valuta asing.
Untuk menghadapi tantangan ini, pemerintah Indonesia telah menjalin komunikasi dengan pemerintah AS dan mitra dagang lainnya.
"Pemerintah Indonesia akan terus melakukan komunikasi dengan pemerintah AS dalam berbagai tingkatan, termasuk mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi langsung dengan pemerintah AS," tambahnya.
Selain negosiasi bilateral, Indonesia juga bekerja sama dengan Malaysia sebagai pemegang Keketuaan ASEAN untuk mencari solusi regional menghadapi dampak tarif AS terhadap seluruh negara ASEAN.
Baca Juga: Sempat dipekerjakan kembali, Sandi Butar Butar kembali dipecat dari Damkar Depok, apa alasannya?
Presiden Prabowo telah menginstruksikan kabinetnya untuk segera melakukan deregulasi dan penyederhanaan aturan guna meningkatkan daya saing produk ekspor nasional.
Selain itu, pemerintah juga berupaya menarik lebih banyak investasi untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Tarif baru AS ini akan resmi diberlakukan mulai 9 April 2025.
Dengan waktu yang semakin dekat, Indonesia harus segera mencari solusi agar tidak kehilangan daya saing di pasar global.***
Artikel Terkait
Donald Trump tawarkan pensiun dini bagi PNS AS dengan pesangon 8 kali gaji, ini alasannya
Menkes sebut Indonesia terkena imbas karena Trump hentikan bantuan obat HIV, akui segera lakukan langkah ini
Elon Musk ditunjuk Trump untuk memimpin Departemen Efisiensi setelah membubarkan Kementerian Pendidikan AS
Trump putuskan menutup USAID, ini dampaknya bagi kesehatan di Indonesia termasuk stunting
Tanggapi desakan deportasi Pangeran Harry dari Amerika Serikat, Donald Trump: Dia sudah cukup bermasalah dengan istrinya
Tidak mendeportasi Pangeran Harry dari AS, Trump pilih puji-puji sikap Pangeran William
Sederet pernyataan kontroversial Trump ini bikin Raja Yordania Abdullah II temui Donald Trump di Gedung Putih: Tolak rencana AS relokasi warga Gaza