Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah tetapkan 474 sekolah dan madrasah unggulan di Indonesia, ini peta sebaran wilayahnya

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 26 November 2024 | 19:35 WIB
Rakornas Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah unggulan se-Indonesia di Aula pusdiklat ASN Depok Jawa Barat, Senin 25 November 2024
Rakornas Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah unggulan se-Indonesia di Aula pusdiklat ASN Depok Jawa Barat, Senin 25 November 2024



GENMILENIAL.ID - Rakornas Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah unggulan se-Indonesia yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen dan PNF, PP Muhammadiyah, telah usai digelar di di Aula pusdiklat ASN Depok Jawa Barat, Senin, 25 November 2024.

Rakornas yangmengambil tema 'Konsolidasi dan Sinergi Menuju Keunggulan Yang Berkemajuan' tela ditutup oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi.

Ketua Panitia Penyelenggara, Muhammad Ali dalam laporanya memaparkan terkait hasil assessment sebaran tiap provinsi Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah dari SD,MI sampai SMA dan juga SMK yang masuk kriteria unggulan, sebanyak 474 sekolah dan madrasah.

Baca Juga: Bawaslu Subang ingatkan KPU Subang terkait distribusi logistik pemilihan, prosedur pemungutan dan penghitungan suara

"Berdasarkan tabel prosentase terbanyak 5 besar sekolah dan madrasah Muhammadiyah unggulan yakni Jawa Tengah, Jawa timur, Lampung, Sumatra Utara, dan Yogyakarta,” kata Ali.

Ia juga menjelaskan terkait klasifikasi sekolah dan madrasah Muhammadiyah unggulan tersebut dengan 3 kategori, yakni utama, madya, dan pratama.

“Dari total 474 sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang terdaftar, 59 dimasuk dalam kategori Utama, dengan prosentase 12,45 persen dari keseluruhan sekolah," ujar Ali

"Sedangkan 260 sekolah dan madrasah, terklasifikasi dalam kategori Madya, yang merupakan kategori menengah. Sisanya, 155 sekolah, termasuk dalam kategori pratama,” tambahnya.

Baca Juga: Hari Guru, Badan Wakaf Assyifa berikan apresiasi kepada 128 dai dan guru ngaji di 4 desa yang ada di Kabupaten Subang melalui program Wakaf Produktif

Senada dengan Ali, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi mengatakan bahwa Muhammadiyah sangat tertantang dalam merealisasikan sekolah unggul untuk menciptakan pendidikan yang unggul.

“Dari sekolah dan madrasah unggulan utama, madya dan pratama, akan kita matangkan. Harapannya tahun depan lulusannya harus yang terbaik, seperti sekolah unggul lainnya di Indonesia,” terangnya.

Didik juga memaparkan data bahwa jumlah sekolah Muhammadiyah hanya 2 persen dari seluruh jumlah sekolah se-Indonesia, tapi ia berharap meskipun sekolah Muhammadiyah minoritas dalam jumlah, tapi mayoritas dalam kualitas.

“Kita akan melatih guru membuat buku-buku pembelajaran bilingual. Muhammadiyah harus satu langkah didepan," kata Didik yang juga staf khusus Kemendikdasmen.

Baca Juga: H-2 jelang Pemilihan Kepala Daerah, Kapolres Subang pimpin Apel Pergeseran Personel PAM TPS, ini amanat penting yang disampaikan!

"Mari tunjukkan langkah lebih dulu, menuju masyarakat berkemajuan," sambungnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X