Untuk memastikan bantuan pemberdayaan ini terlaksana dengan baik, Iksan pun mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi.
Baca Juga: Prabowo temui Biden, bahas penguatan kerja sama hingga situasi Gaza
“Jenis usaha para penerima manfaat ini ada macam-macam ya, yang paling banyak ada di usaha makanan ringan seperti siomay. Kemudian ada pula yang membuka usaha warung, makanan berat atau catering, pangkas rambut, dan beberapa di sektor pertanian," ucapnya.
Dalam proses penentuan mustahiknya, lanjut Ikhsan ada satu proses yang memang menentukan penerima manfaat yang berhak menerima adalah mereka sedikitnya 6 bulan masa usahanya berjalan.
"Selain itu ada pembekalan materi-materi yang diberikan kepada penerima manfaat dan monitoring serta pembinaan setelah modal usaha diberikan,” ujarnya.
Setelah penyaluran dilakukan, LAZ Assyifa Peduli melakukan monitoring atau kunjungan untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif kepada setiap penerimanya.
Baca Juga: Gandeng KPK, PT Dahana dorong budaya integritas di DEFEND ID
“Setiap penerima manfaat akan dikunjungi setiap satu hingga 2 bulan sekali untuk melihat progres dari usaha yang dijalankan. Nantinya akan dilihat apakah ada perubahan dan peningkatan dari sisi hasil usaha," kata Ikhsan.
"Sejauh ini, Alhamdulillah program KUA-PEU berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif, dan yang terpenting adalah dapat memberdayakan umat serta meningkatkan kesejahteraan mereka," tambahnya.
Ia juga mengatakan bahwa progres dan penyaluran program ini dapat diakses donatur dan semua Sahabat Peduli di media sosial kami @assyifapeduli.id
Pihaknya juga berharap Program KUA-PEU ini bisa menjadi proyek percontohan untuk metode pemberdayaan di Assyifa Peduli dan semakin banyak memberikan manfaat kepada para penerima berdaya melalui zakat, infaq, dan sedekah yang dititipkan oleh donatur.
Baca Juga: Kodim 0605 Subang resmi buka program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa di Desa Ciasem Girang
“Semoga dengan program pemberdayaan ekonomi umat ini dana yang sudah dititipkan tidak hanya habis dalam satu kali penyaluran," kata Ikhsan
"Namun bisa memberikan manfaat yang terus bergulir khususnya bagi penerima manfaat juga umumnya pahala yang mengalir untuk donatur yang sudah menitipkan hartanya ke Assyifa peduli,” sambungnya.
Artikel Terkait
Peduli pada isu sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Subang, media online GenMilenial.id lakukan kerjasama dengan LAZ Assyifa Peduli
LAZ Assyifa Peduli dan Badan Wakaf Assyifa salurkan 20.183 paket Ramadhan untuk masyarakat Kabupaten Subang dan Palestina
Komunitas Sahabat Nasi Gratis Pamanukan dan LAZ Assyifa Peduli bagikan 316 paket makanan bagi para ODGJ dan tukang becak
Wujudkan transparansi dan akuntabilitas, LAZ Assyifa Peduli jalani audit oleh Kantor Akuntan Publik AR. Utomo
Setahun perang Gaza, LAZ Assyifa Peduli distribusikan bantuan kemanusiaan kepada 14.182 warga Palestina
Kemenperin tunjuk LAZ Assyifa Peduli sebagai mitra penyelenggaraan bimbingan teknis WUB pengembangan serat alam nanas
LAZ Assyifa Peduli dorong pemberdayaan masyarakat Subang dengan kembangkan potensi lokal serat daun nanas jadi produk bernilai