Komunitas Sahabat Nasi Gratis Pamanukan dan LAZ Assyifa Peduli bagikan 316 paket makanan bagi para ODGJ dan tukang becak 

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 26 Agustus 2024 | 18:49 WIB
Komunitas Sahabat Nasi Gratis bagikan ratusan paket makanan kepada para tukang becak di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang
Komunitas Sahabat Nasi Gratis bagikan ratusan paket makanan kepada para tukang becak di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang

GENMILENIAL.ID - Komunitas Sahabat Nasi Gratis Pamanukan berkolaborasi dengan LAZ Assyifa Peduli membagikan 316 paket nasi gratis kepada para ODGJ, Tukang Becak dan Masyarakat yang membutuhkan lainya pada Jumat, 24 Agustus 2024.

Berdiri sejak 2019, komunitas ini lahir berawal dari keresahan melihat para ODGJ yang mencari makanan di tong sampah dan memulai gerakan bagi-bagi makanan gratis di bawah jembatan flyover Pamanukan.

Penggerak Komunitas Sahabat Nasi Gratis, Aida Ibrahim mengatakan bahwa program bagi-bagi makanan gratis yang dilakukanya merupakan kolaborasi dengan LAZ Assyifa Peduli.

"Atas dukungan dari Assyifa Peduli dan para donatur, Alhamdulillah hari ini telah disalurkan sebanyak 316 paket makanan kepada para odgj, tukang becak, dan yang membutuhkan lainnya," kata Aida Ibrahim.

Baca Juga: Lengkapi syarat pendaftaran sebagai calon kepala daerah di Pilkada 2024, ARD urus SKCK di Polres Subang

Ia pun turut mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh LAZ Asyifa Peduli beserta para pengurusnya yang juga ikut terjun langsung dalam proses membagikan ratusan paket makanan tersebut. 

"Terima kasih teman-teman dari Assyifa Peduli yang telah hadir pada hari ini dan terjun langsung berbagi nasi gratis ini.

Kata Aida, ia dan teman-temanya saat ini masih sering melihat para ODGJ makan dari sisa-sisa makanan yang ada di tong sampah, begitu juga dengan para lansia, anak-anak dan para ibu yang berjuang sendirian dalam mencari nafkah untuk sepiring nasi.

"Saya dan teman-teman masih sering melihat di luar sana masih banyak yang berjuang hanya untuk mendapatkan sepiring nasi. Saya sering lihat odgj makan sisa-sisa dari tong sampah," kata Aida.

Baca Juga: Apa itu firasat? memahami naluri yang sering diabaikan

"Masih banyak pula para lansia, anak-anak, ibu yang berjuang sendirian, bapak pejuang nafkah, dan masih banyak lagi yang ternyata sulit mendapatkan makan," sambungnya.

Aida pun menuturkan bahwa apa yang dilakukanya sederhana, hanya ingin berbagi dan melihat senyum di wajah mereka yang sedang lapardan membutuhkan.

Ia pun menyebut, walaupun sudah berjalan 5 tahun sejak 2019, namun masih perlu banyak dukungan dari berbagai pihak agar dapat memberi makanan layak lebih banyak lagi bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami butuh dukungan, kepedulian, dan cinta dari Sahabat, seperti yang telah dilakukan Assyifa Peduli hari ini melalui tangan-tangan baik para donatur untuk mewujudkan mimpi ini menjadi nyata," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X