Pj. Bupati Subang hadiri penandatanganan PKS replikasi aplikasi SENGGUH untuk peningkatkan kinerja dan transparansi pembangunan daerah

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 17 Mei 2024 | 01:59 WIB
Pj. Bupati Subang, Dr. Imran hadiri penandatanganan PKS replikasi aplikasi SENGGUH di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Pj. Bupati Subang, Dr. Imran hadiri penandatanganan PKS replikasi aplikasi SENGGUH di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

GENMILENIAL.ID - Pj. Bupati Subang, Dr. Imran hadiri penyerahan MoU dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Replikasi Aplikasi dan Proses bisnis SENGGUH atau sistem evaluasi pertanggungjawaban Pembangunan Daerah di Kabupaten Subang.

Bappeda DIY melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang replikasi aplikasi 'Sengguh' dengan BP4D Kabupaten Subang, Kamis 16 Mei 2024.

Kaban BP4D Subang, Iwan Syahrul Anwar dan Asda II Pemprov DIY / Plt Bappeda Drs. Trisaktyana saling mengikrarkan diri untuk bekerjasama demi meningkatkan kinerja dan birokrasi masing-masing daerah.

Penandatanganan PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding/ MoU) antara Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Pemerintah Kabupaten Subang terkait dengan Pengembangan Potensi Daerah dan Peningkatan Pelayanan Publik.

Baca Juga: Maraknya peredaran narkoba, dalam sepekan polisi tangkap 2 tersangka di Kecamatan Subang

Kesepakatan bersama ini telah ditandatangani bersama oleh Gubernur DIY dan PJ Bupati Subang pada Tanggal 2 April 2024.

Terkait penandatanganan PKS replikasi Proses bisnis aplikasi SENGGUH, yang ditandatangani Plt. Bapedda Prov. DIY, dengan Kepala B4PD lingkup kerjasama diantaranya penyediaan dokumen Proses bisnis, replikasi aplikasi, penyiapan infrastruktur, sarana prasarana termasuk penyiapan sumber daya manusia untuk operasional aplikasi SENGGUH.

SENGGUH sendiri merupakan pembaruan dari aplikasi monev Jogja kendali yang memberikan kemudahan akses bagi publik untuk mengetahui kinerja pembangunan melalui fitur yang menyediakan data dan informasi diantaranya DPA, E-Sakip, E-monev, PKKI, Evaluasi, E-LKPJ serta monev APBN.

SENGGUH menampilkan transparasi kerja pembangunan beserta realisasi keuangannya sehingga publik dapat memantau akuntabilitas kinerja, mengetahui kerja organisasi perangkat daerah.

Baca Juga: ESAI : Bukan sekolah di negeri dongeng

Ide utama SENGGUH untuk membantu pemerintah daerah melaksanakan pengendalian pemantauan evaluasi dan penilaian kinerja serta menginformasikan kinerja kepada publik.

Plt. Kepala Bapedda DIY Drs. Saktyana menyampaikan menyambut baik keinginan Pemkab Subang untuk melakukan replikasi terhadap sistem ini.

Proses replikasi ini diharapkan dapat memberi manfaat sehingga apa yang dikembangkan DIY ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas.

"Sudah bukan lagi eranya kompetisi kini saatnya era kolaborasi," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X