Tiga seruan pokok GMNI Subang
Dalam forum itu, mahasiswa menyerukan tiga hal pokok:
- Reforma agraria sejati agar tanah benar-benar dikuasai oleh petani penggarap.
- Kedaulatan pangan untuk melindungi petani dari tengkulak dan impor.
- Komitmen mahasiswa kembali ke rakyat sebagai garda depan perjuangan kaum Marhaen.
Dialog ini menghadirkan Wakil Ketua Komisi II DPRD Subang Udaya, Plt. Kepala Dinas Pertanian Bambang Suryana, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Asep, perwakilan P3TSL Hadi, serta aktivis dan mahasiswa dari berbagai organisasi.
Baca Juga: Dari demo ke duka: Rumah Uya Kuya hancur, barang jerih payah anak ludes dijarah
Suara mahasiswa dan rakyat kembali bergema: Subang tidak boleh tercerabut dari sejarahnya sebagai tanah agraris.
Pertanian bukan hanya soal produksi pangan, melainkan syarat mutlak kemerdekaan yang sejati.***