Baca Juga: Hampir dua bulan pascabanjir, Aceh Tamiang kini berselimut debu dan terancam ISPA
Menurutnya, pendidikan menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda, terlebih di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan.
Tanah dihibahkan untuk kepentingan umat
Niat tersebut tidak berhenti sebagai wacana. Dengan penuh perjuangan, Nur Ali dan suaminya membeli lahan yang kemudian dihibahkan kepada negara melalui Kementerian Agama.
Ia menegaskan, tanah tersebut diperuntukkan sepenuhnya bagi kepentingan umat, bukan untuk kepemilikan pribadi atau keluarga.
Baca Juga: Viral keluhan guru honorer soal gaji, bandingkan penghasilan dengan sopir MBG: Miris hati saya
“Saya ingin madrasah ini benar-benar menjadi milik umat dan negara. Jika dikelola oleh Kementerian Agama, insya Allah bisa bertahan lama dan terus melayani pendidikan anak-anak,” katanya.
Nur Ali berharap, madrasah yang dibangun kelak mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Dengan pendidikan, anak-anak bangsa bisa tumbuh menjadi generasi yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa. Itu harapan kami,” tutupnya.***