humaniora

Tanpa bangku dan kursi, anak-anak pengungsi di Aceh Tengah tetap belajar di sekolah darurat pascabanjir

Kamis, 18 Desember 2025 | 00:15 WIB
Anak-anak di Aceh Tengah belajar di sekolah darurat pascabanjir (Instagram/megiirawann)

Baca Juga: Terisolir pascabanjir, warga Bonan Dolok Tapteng jalan kaki dan seberangi sungai demi jemput bantuan logistik

Duduk di batu demi tetap bisa belajar

Megi kemudian bertanya kepada beberapa anak yang tengah mengikuti pelajaran mengenai posisi mereka saat belajar. Jawaban polos para siswa itu pun menyentuh hati.

“Terus duduknya di mana kalian?” tanya Megi.

“Duduknya di situ, sama situ. Kalau yang lain duduk pakai kursi, kami pakai batu itu,” jawab salah satu anak sambil menunjuk batu yang mereka gunakan sebagai tempat duduk.

Meski harus belajar dengan fasilitas seadanya, raut wajah anak-anak tersebut tetap menunjukkan semangat mengikuti pelajaran.

Baca Juga: Tak ada sinyal pascabencana, pria ini tempuh 66 kilometer jalan kaki dari Sibolga ke Tarutung demi kabarkan keluarga

Mereka tampak fokus dan antusias meski kondisi di sekeliling jauh dari kata layak.

Harapan sekolah segera pulih

Mendengar penuturan para siswa, Megi menyampaikan harapan agar sekolah mereka segera mendapat perhatian dan bantuan, sehingga kegiatan belajar bisa kembali normal.

“Nanti semoga sekolahnya cepat pulih ya, biar bisa masuk sekolah lagi. Kita kasih tahu ke orang SD Negeri 11 Pegasing semoga cepat pulih, karena adik-adiknya sekolah di sini duduknya di batu,” ucapnya.

Harapan tersebut juga menjadi suara banyak pihak yang menilai pendidikan anak-anak korban bencana harus tetap menjadi prioritas.

Baca Juga: Terisolasi pascabencana, warga Sibolga tempuh 5 jam susuri gunung demi jemput bantuan logistik

Tuai pujian dan doa dari warganet

Unggahan video tersebut pun menuai beragam reaksi dari warganet.

Halaman:

Tags

Terkini