Duduk di batu demi tetap bisa belajar
Megi kemudian bertanya kepada beberapa anak yang tengah mengikuti pelajaran mengenai posisi mereka saat belajar. Jawaban polos para siswa itu pun menyentuh hati.
“Terus duduknya di mana kalian?” tanya Megi.
“Duduknya di situ, sama situ. Kalau yang lain duduk pakai kursi, kami pakai batu itu,” jawab salah satu anak sambil menunjuk batu yang mereka gunakan sebagai tempat duduk.
Meski harus belajar dengan fasilitas seadanya, raut wajah anak-anak tersebut tetap menunjukkan semangat mengikuti pelajaran.
Mereka tampak fokus dan antusias meski kondisi di sekeliling jauh dari kata layak.
Harapan sekolah segera pulih
Mendengar penuturan para siswa, Megi menyampaikan harapan agar sekolah mereka segera mendapat perhatian dan bantuan, sehingga kegiatan belajar bisa kembali normal.
“Nanti semoga sekolahnya cepat pulih ya, biar bisa masuk sekolah lagi. Kita kasih tahu ke orang SD Negeri 11 Pegasing semoga cepat pulih, karena adik-adiknya sekolah di sini duduknya di batu,” ucapnya.
Harapan tersebut juga menjadi suara banyak pihak yang menilai pendidikan anak-anak korban bencana harus tetap menjadi prioritas.
Baca Juga: Terisolasi pascabencana, warga Sibolga tempuh 5 jam susuri gunung demi jemput bantuan logistik
Tuai pujian dan doa dari warganet
Unggahan video tersebut pun menuai beragam reaksi dari warganet.