Selain itu, pemeriksaan sekunder turut dilakukan terhadap tulang, pakaian, dan perhiasan yang masih melekat di tubuh korban.
“Temuan sekunder ini mendukung hasil primer sehingga dapat dipastikan identitas kedua jenazah,” jelas Hastry.
Latar belakang penemuan dan proses investigasi
Penemuan dua kerangka manusia di gedung kawasan Kwitang sempat menggemparkan publik. Keduanya dikaitkan dengan laporan hilangnya dua pengunjuk rasa yang terakhir terlihat saat aksi unjuk rasa berujung ricuh di Jakarta pada Agustus 2025.
Kepolisian kemudian membentuk tim gabungan yang melibatkan Puslabfor Polri, Labdokkes, dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk melakukan investigasi menyeluruh.
Dengan hasil identifikasi yang telah dipastikan, penyidikan kini berlanjut ke tahap penelusuran penyebab kematian serta kemungkinan keterkaitan antara kedua korban dan aksi demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025 lalu.***