Kasus ini turut mendapat perhatian Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan di lembaga semi-militer seperti IPDN.
“Sebagaimana kejadian-kejadian seperti itu sudah beberapa kali terjadi, ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Kebiasaan atau tradisi mendidik yang kurang tepat harus kita perbaiki,” ujar Prasetyo di Jakarta.
Wafatnya calon praja IPDN Jatinangor menambah daftar panjang insiden di lembaga tersebut. Pemerintah diminta memastikan pola pembinaan dan pendidikan di kampus kedinasan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan keselamatan peserta didik.***