Beredar video tak etis istrinya di medsos, suami Bu Kades Tambun nilai itu politik kotor jelang Pilkades

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 4 September 2026 | 13:04 WIB
Menyoroti tanggapan suami Bu Kades di Tambun Selatan yang sempat viral terkait dugaan bermesraan dengan pria lain dalam lift (Instagram.com/@feedmedsos)
Menyoroti tanggapan suami Bu Kades di Tambun Selatan yang sempat viral terkait dugaan bermesraan dengan pria lain dalam lift (Instagram.com/@feedmedsos)

GENMILENIAL.ID — Beredarnya video berdurasi sekitar 11 detik yang disertai narasi dugaan hubungan tidak pantas antara seorang politisi dengan perempuan yang disebut sebagai kepala desa di Tambun Selatan menuai perhatian.

Video tersebut beredar di media sosial dan kemudian menyeret nama Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti.

Sementara laki-laki yang terlihat bersamanya disebut bernama Tigor Doris Sitorus, S.E.

Unggahan Instagram @feedmedsos pada Jumat, 4 September 2026, memperlihatkan seorang perempuan dan seorang laki-laki berada di dalam sebuah lift.

Baca Juga: Dandim 0605 Subang berganti, Kang Rey dorong sinergi TNI dan Pemkab makin kuat

"Video berdurasi 11 detik tersebut beredar disertai narasi yang menuding seorang kepala desa di Tambun Selatan dan politisi tengah bermesraan," tulis unggahan tersebut.

Narasi yang menyertai video itu kemudian mengarah pada dugaan adanya hubungan pribadi antara kedua orang tersebut.

Namun, suami Pipit Haryanti, Muhammad Arief, membantah tudingan yang muncul dalam narasi tersebut.

Ia menyatakan keberatan atas penyebaran video dan membuka kemungkinan menempuh jalur hukum.

Baca Juga: BYD resmi beroperasi di Subang, investasi besar didorong bangun ekosistem kendaraan listrik

Suami bantah tudingan terhadap istrinya

Arief memberikan klarifikasi kepada awak media pada Kamis, 3 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa video yang beredar telah ditafsirkan secara berbeda dari konteks sebenarnya.

Menurut Arief, dirinya mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh istrinya. Ia juga menilai tidak terdapat konotasi negatif sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X