Subang tampil percaya diri di tingkat provinsi
Penampilan IIC Kabupaten Subang mendapat apresiasi karena dinilai mampu menunjukkan kekompakan serta kualitas vokal yang baik.
Baca Juga: Raih 2 hibah riset sekaligus, akademisi ITB dorong desain jadi kunci pengembangan kota dan industri
Hal ini menjadi bukti bahwa perempuan Subang mampu bersaing dan tampil percaya diri di tingkat provinsi.
“Penampilannya menunjukkan kekompakan dan penghayatan yang baik. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Subang,” ungkap Ega Anjani.
Ajang ini turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Tatar Sunda.
Kompetisi sendiri dilaksanakan di lima wilayah Bakorwil sebelum memasuki babak final yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.
Baca Juga: HUT ke-78 Subang jadi ajang evaluasi, Sekda akui layanan dan infrastruktur masih dikeluhkan warga
Lebih dari kompetisi, perkuat solidaritas perempuan
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi simbol kuat solidaritas perempuan dalam menjaga warisan budaya.
Di tengah arus modernisasi, peran perempuan dinilai tetap krusial sebagai penjaga nilai, tradisi, dan identitas lokal.
Melalui panggung seni seperti ini, perempuan tidak hanya tampil sebagai peserta, tetapi juga sebagai agen pelestarian budaya yang aktif dan berdaya.
Semangat yang ditunjukkan oleh perwakilan Subang diharapkan mampu menginspirasi perempuan lainnya untuk terus berkontribusi dalam menjaga budaya Sunda agar tetap hidup dan relevan di masa depan.***
Artikel Terkait
Polisi temukan tanda kekerasan pada mayat perempuan dalam drum di kali Cisadane
Kolaborasi perempuan Subang di Hari Batik Nasional: Dari senam berbatik, lestarikan budaya hingga dorong UMKM lokal
Diduga jadi penyebab keguguran buruh perempuan, Ketua Forum Buruh Perempuan Subang laporkan supervisor PT Lestari Busana Anggun Mahkota ke polisi
Komisi Reformasi Polri bakal tambah anggota, Jimly ungkap sosok perempuan pilihan Presiden Prabowo
Jambore PKK Subang 2025: Ruang pulih dan penguatan perempuan penggerak desa
Pemerintah tegaskan KUHP baru tak jadi alat kriminalisasi, Komnas Perempuan soroti 103 Perda bermasalah
Subang raih juara II PKK desa terbaik Jabar di Hari Ibu ke-97, bukti perempuan desa makin berdaya