GENMILENIAL.ID — Bencana tanah bergerak melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, dan membuat ribuan warga hidup dalam kecemasan.
Pergerakan tanah yang terjadi secara bertahap menyebabkan ratusan rumah mengalami kerusakan, mulai dari retak ringan hingga roboh, memaksa warga meninggalkan tempat tinggal mereka demi keselamatan.
Fenomena tanah bergerak ini mulai dirasakan warga sejak Senin malam.
Baca Juga: Putus rantai tengkulak, Polri fasilitasi KUR dan penyerapan bulog bagi petani jagung
Awalnya, sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing, namun kondisi tanah yang terus bergeser membuat situasi semakin membahayakan.
Retakan tanah melebar, struktur bangunan melemah, hingga akhirnya banyak warga memilih mengungsi ke posko dan rumah kerabat.
Warga was-was tinggal di rumah saat malam hari
Rasa takut dan was-was dirasakan warga setiap malam, terutama ketika suara retakan dan pergeseran tanah mulai terasa.
Salah satu warga mengungkapkan kekhawatirannya melalui video yang beredar di media sosial.
Baca Juga: Deretan brand otomotif luncurkan produk baru dan aktivitas seru di IIMS 2026
“Ini rumahnya kayak jungkir balik, kalau malam-malam rasanya was-was,” ujar seorang warga dalam video yang diunggah akun Instagram @w.mustiko, dikutip Sabtu, 7 Februari 2026.
Ia juga menyebutkan bahwa retakan tanah di sekitar rumahnya sudah cukup lebar dan berpotensi memburuk jika hujan kembali turun.
“Tanah retaknya udah lebar, kalau hujan sekali lagi, ini langsung parah,” tambahnya.
Tembok rumah roboh, warga terpaksa mengungsi
Artikel Terkait
Gempa Poso sebabkan puluhan warga terluka, Gereja Jemaat Elim rusak
Evakuasi Ponpes Al Khoziny: 66 santri diduga terjebak, Tim SAR lawan medan sempit dan ancaman gempa susulan
Pengadaan lahan proyek Whoosh disorot KPK: Isu tanah negara dijual lagi ke negara diusut
Antusiasme donatur membludak: Sedekah tanah suci Assyifa bertransformasi jadi program rutin mingguan
Pilu Gubernur Mualem lihat bencana Aceh dari udara: Mata menangkap luka di Tanah Rencong
Panik gempa susulan, status Gunung Burni Telong naik siaga, warga Bener Meriah pilih mengungsi
Viral, guru di Tapsel hibahkan 7.500 meter tanah untuk bangun madrasah usai banjir bandang