Kepolosan anak korban banjir Aceh Tamiang: Rumah hancur tinggal seng, tapi tetap mengaku sehat

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 23 Desember 2025 | 17:02 WIB
Tangkapan layar keceriaan anak-anak Aceh Tamiang di tengah penanganan banjir bandang (TikTok/PAPAY_YA)
Tangkapan layar keceriaan anak-anak Aceh Tamiang di tengah penanganan banjir bandang (TikTok/PAPAY_YA)

“Iya, rumahnya tinggal seng,” ucapnya sambil tersenyum kecil.

Ungkapan itu merujuk pada kondisi rumah mereka yang hancur total, hanya menyisakan lembaran seng atap di antara tumpukan puing dan lumpur. Tak ada lagi dinding, perabot, atau ruang bermain yang biasa mereka tempati.

Baca Juga: Modal lampu mobil, warga Desa Pematang Durian Aceh Tamiang gotong royong buka akses jembatan tertimbun lumpur

Tetap ceria meski kehilangan segalanya

Yang paling menyentuh, meski kehilangan rumah dan barang-barang pribadi, anak-anak tersebut tetap menunjukkan semangat hidup yang luar biasa.

Saat ditanya mengenai kondisi mereka saat ini, tak terlihat raut kesedihan mendalam di wajah mereka.

Dengan suara lantang dan serempak, mereka menjawab singkat namun penuh energi.

“Sehat,” ucap anak-anak itu sambil tersenyum.

Jawaban sederhana tersebut seolah menjadi simbol kekuatan anak-anak Aceh Tamiang dalam menghadapi kenyataan pahit akibat bencana.

Baca Juga: Malam mencekam di Kota Lintang Bawah Aceh Tamiang: Warga tidur di atas balok kayu dan minum air lumpur demi bertahan hidup

Harapan di tengah kehancuran

Ketegaran anak-anak korban banjir ini menjadi pengingat bahwa bencana tak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan kisah kemanusiaan yang kuat.

Di balik rumah yang kini hanya tersisa seng, masih ada harapan dan semangat untuk memulai kembali.

Di tengah keterbatasan dan ketidakpastian, senyum mereka menjadi cahaya kecil yang menguatkan, bahwa masa depan tetap bisa dirajut kembali, meski harus dimulai dari nol.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X