Dalam unggahannya, ia menceritakan pengalamannya saat hanya berniat menumpang ke toilet di rumah warga, namun justru diberi rambutan sebagai buah tangan.
Baca Juga: Kehilangan rumah akibat banjir, bocah pengungsi Aceh ini tak minta mainan: Aku mau ngaji
“Lagi terkena musibah banjir parah tapi masih ada mereka memikirkan kebahagiaan orang lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Dianterin numpang toilet ke rumah, dikasih rambutan. Baik-baik sekali orang-orang ini.”
Unggahan tersebut semakin menegaskan bahwa di tengah kondisi sulit, semangat berbagi masyarakat Aceh tetap terjaga.
Warganet tersentuh, nilai kepedulian jadi sorotan
Video berdurasi sekitar 28 detik itu pun menuai beragam komentar haru dari warganet.
Baca Juga: Jawab julukan 'Bupati Beton', Kang Rey tekankan layanan publik bersih dan kerja terukur
Banyak yang menilai sikap para pengungsi Aceh mencerminkan kepedulian sosial yang tinggi, meski mereka sendiri tengah berada dalam kondisi serba kekurangan.
“Orang Aceh memang sebaik itu,” tulis akun @jfz*****.
“Banyak kebaikan yang bisa kita ambil dari warga Aceh, semoga cepat berlalu masa-masa sulitnya,” komentar akun @cimm**********.
Komentar lain menyoroti kepedulian para korban bencana yang tetap berbagi di tengah keterbatasan.
Baca Juga: Akhir penantian 14 hari: Wanita di Sibolga akhirnya temukan jasad orang tua tertimbun longsor
“Dari beberapa video, para korban bencana itu sering berbagi makanan dengan orang lain seperti relawan yang datang, padahal mereka sendiri juga sangat kekurangan,” tulis akun @cop*******.
Kisah sederhana ini kembali mengingatkan bahwa di tengah bencana, nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial sering kali justru tumbuh paling kuat.***
Artikel Terkait
Harga cabe anjlok pascabencana, influencer Amien Ashal borong dagangan pedagang di Takengon dengan harga Medan
Ferry Irwandi ungkap fakta lapangan pascabencana Sumatera, salurkan donasi Rp10 miliar untuk korban
Ingin bakso dan rendang, curhatan dua bocah pengungsi Aceh Tamiang ini bikin warganet terharu
Dua butir telur dibagi untuk 23 orang, kisah warga Aceh Tamiang bertahan hidup tiga hari pascabanjir
Gelondongan kayu raksasa terdampar di Aceh Tamiang usai banjir bandang, warganet heboh
Akhir penantian 14 hari: Wanita di Sibolga akhirnya temukan jasad orang tua tertimbun longsor
Kehilangan rumah akibat banjir, bocah pengungsi Aceh ini tak minta mainan: Aku mau ngaji