“Di tengah kesibukan sebagai profesional di industri keuangan, kami tetap memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan budaya nenek moyang,” tutur Denny.
“Ketoprak Financial memberikan kesempatan bagi kami untuk berkontribusi secara langsung dalam pelestarian seni tradisional, sambil tetap menjalankan peran profesional,” tambahnya.
Dengan konsep yang menggabungkan seni, nilai moral, dan kebersamaan lintas profesi, Ketoprak Financial diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi upaya pelestarian budaya lainnya di Indonesia.
IFG berharap inisiatif ini dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya mencintai dan menjaga warisan budaya, agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.***
Artikel Terkait
IFG hadirkan perlindungan komprehensif untuk jemaah haji dan umrah
250 Pendonor ramaikan donor darah HUT ke-32 PT GNTU, IFG tegaskan komitmen sosial
Kasus Covid-19 naik, IFG ajak warga perkuat perlindungan diri lewat asuransi kesehatan
IFG rayakan 10 Muharram bersama anak yatim dan Dhuafa: Satu hari bersama, seribu makna bahagia
IFG dukung workshop komunikasi BUMN, dorong karyawan jadi duta employer branding di era digital
IFG dorong transformasi asuransi nasional hadapi tekanan global lewat dialog strategis
Laba asuransi jiwa melesat 132 persen, IFG dorong transformasi menuju industri keuangan tangguh