GENMILENIAL.ID – Di tengah udara hangat Kota Serang, Banten, semangat nasionalisme dan ekonomi berdikari kembali digaungkan dalam bedah buku 'Margono Djojohadikusumo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 1946', Jumat, 18 Juli 2025.
Tak sekadar membedah sosok, acara ini menjadi momen menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan ekonomi yang diperjuangkan tokoh bangsa ini, di tanah para jawara.
Dibuka dengan sambutan dari Kementerian Kebudayaan RI yang diwakili Staf Khusus Menteri, Asrian Mirza, publik diajak meneladani prinsip hidup Margono, sang pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) 1946, yang tak hanya membangun fondasi ekonomi, tapi juga menanamkan integritas dan kemandirian nasional.
Baca Juga: Jokowi: Masuk Senayan bukan lagi target, tapi keharusan untuk PSI di Pemilu 2029
“Margono bukan sekadar tokoh perbankan. Ia pejuang ide dan integritas. Lewat BNI, ia ingin kemerdekaan ekonomi berjalan seiring dengan kemerdekaan politik bangsa,” ujar Asrian.
Dari arsip hingga air mata cinta
Dalam diskusi yang hangat namun sarat nilai sejarah, tim penulis buku, HMU Kurniadi, Jimmy S. Harianto, dan Iqbal Irsyad membuka kisah di balik penulisan buku, dari riset mendalam terhadap arsip sejarah hingga wawancara eksklusif dengan keluarga dan tokoh nasional, termasuk Bu Sukartini Djojohadikusumo, Emil Salim, hingga Sudrajat Djiwandono.
Tak hanya kisah perjuangan, suasana menjadi emosional saat Endang Pratiwi, cucu dari Margono, menyampaikan testimoni pribadi.
Baca Juga: Korsleting listrik diduga jadi pemicu, kebakaran rumah di Bukit Duri tewaskan 4 orang
Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengenang ajaran sang kakek yang selalu menekankan pentingnya berdiri di atas kaki sendiri.
“Eyang selalu berkata, bangsa yang besar adalah bangsa yang mandiri. Prinsip itu menjadi warisan paling berharga untuk kami,” kata Endang.
Dan di luar dugaan, Endang kemudian menyanyikan bait lagu kesayangan sang kakek, 'Can’t Help Falling in Love' dari Elvis Presley membawa keheningan dan haru ke seluruh ruangan:
“Wise men say, only fools rush in… but I can’t help falling in love with you…”
Artikel Terkait
5 Tips menulis buku cerita menarik bagi anak-anak
Peluncuran buku 'Gerakan Islam Berkemajuan' karya Haedar Nashir akan meriahkan Tanwir Muhammadiyah 2024 di Kupang
Pamer buku ‘Belajar Bahasa Indonesia’ bikin asisten pelatih anyar Timnas Indonesia Alex Pastoor bakal jadi sosok panutan skuad Garuda
Sinopsis buku 'Islam dan Sosialisme' karya HOS Tjokroaminoto
Sinopsis buku antologi puisi 'Gemuruh Palung Hati' karya Ai Lundeng
IFG dukung literasi nasional lewat program hibah buku bersama Perpusnas RI
Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar siapkan bantuan seragam dan buku untuk siswa kurang mampu, sekolah tak boleh pungut biaya