Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar siapkan bantuan seragam dan buku untuk siswa kurang mampu, sekolah tak boleh pungut biaya

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 14 Juli 2025 | 18:02 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sebut akan Pemprov Jabar akan memberikan bantuan seragam hingga buku untuk siswa kurang mampu (Instagram/dedimulyadi71)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sebut akan Pemprov Jabar akan memberikan bantuan seragam hingga buku untuk siswa kurang mampu (Instagram/dedimulyadi71)

GENMILENIAL.ID – Memasuki tahun ajaran baru, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan memberikan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam unggahan video di akun Instagram resminya pada Senin, 14 Juli 2025.

“Anak-anak yang tidak punya kemampuan membeli baju seragam, dan datanya sudah ada sebagai data warga miskin, nanti Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu menyiapkan baju seragamnya, sepatunya, tasnya, bukunya,” ujar Dedi.

Baca Juga: Polisi diserang pakai pisau saat gelar Operasi Patuh Nala di Bengkulu Tengah, pelaku ditangkap

Bantuan tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk komitmen Pemprov Jabar agar setiap anak memiliki akses pendidikan yang layak, tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

Dalam pernyataannya, Dedi juga menegaskan bahwa sekolah-sekolah di Jawa Barat tidak diperkenankan melakukan pungutan terhadap siswa.

Ia meminta agar masyarakat melaporkan jika ada indikasi komersialisasi dalam proses pendidikan, termasuk saat penerimaan siswa baru.

“Apabila ada sesuatu yang sifatnya pungutan, arahnya komersialisasi, mohon nanti disampaikan, kami akan memberikan respon,” ucapnya.

Baca Juga: Ribuan pelamar kerja antre di Jalan Siliwangi Cianjur, tunjukkan tingginya kebutuhan lapangan kerja

Dedi menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi soal pungutan liar dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Pernyataan ini memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk menjaga agar pendidikan di Jawa Barat berjalan inklusif, adil, dan bebas biaya tambahan yang membebani keluarga siswa.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X