Mr. Smooth mencoba tersenyum, "Ya, bisakah Anda menjelaskan bagaimana cara mengisi kode QR ini tanpa ponsel? Dan apakah 'Jenis Barang Bawaan Lainnya' itu termasuk penyesalan hidup?"
Baca Juga: Diplomat muda Arya Daru tewas misterius, Kemlu serahkan penanganan ke polisi
Petugas itu hanya menggaruk kepalanya. "Maaf, Bapak. Aturan ya aturan. Semua harus pakai QR code. Kalau enggak punya HP, bisa pinjam teman," katanya sambil menunjuk ke arah Tuan Kemaruk yang tiba-tiba dikerumuni oleh lima ajudan berseragam, melenggang santai melewati jalur khusus tanpa sentuhan teknologi.
"Lihat itu, kekasihku," bisik Madame Dubois pada Mr. Smooth, "Seorang 'raja' sedang lewat. Mungkin dia punya QR code di dahinya."
Ketika masuk ke area pengambilan bagasi, kekacauan makin menjadi.
Di tengah kerumunan yang berebut koper, sekelompok Mahasiswa Kritis dengan jaket almamater kumal sedang menggelar diskusi dadakan.
"Ini bukti nyata kegagalan birokrasi!" teriak seorang mahasiswa bernama Ranggas, sambil menunjuk konveyor yang macet.
"Sistem ini tidak pro-rakyat! Ini oligarki bagasi!" sahut mahasiswa lain, Tere Liye, sambil mencatat di buku kecilnya.
Mereka mulai menyanyikan yel-yel perjuangan, menarik perhatian beberapa turis asing yang kebingungan.
Tak jauh dari mereka, berdiri sekelompok Penyair Urakan, dengan rambut gondrong dan rokok kretek terselip di bibir.
Chairil, sang penyair paling senior, dengan mata merah padam, menggumamkan sajaknya.
"Bandara ini, kawan, adalah puisi yang tak pernah selesai. Setiap langkah adalah rima yang patah, setiap antrean adalah baris yang hilang. Kita semua adalah bait-bait yang terlantar, menunggu makna yang tak kunjung tiba."
Temannya, Gembul, yang berbadan tambun, menambahkan, "Kalau begini terus, inspirasiku cuma mentok di 'kekacauan' dan 'bau keringat'. Mana bisa bikin puisi cinta?"
Artikel Terkait
Psikologi sastra, memahami kompleksitas kemanusiaan melalui karya sastra
Bagaimana memulai ide menulis? panduan bagi penulis sastra
Lagi, insiden kecelakaan pesawat AS: Kini terjadi libatkan Jet Bisnis saat mendarat di Bandara Arizona
3 Fakta terkini pencurian barang berharga dalam koper penumpang pesawat di Bandara Makassar, perhiasan 4 gram raib!
Merajut keragaman dalam sastra, UKWMS Kampus Madiun gelar 'Tadarus Puisi dan Pameran Puisi Eksperimental'
Mengenal Tetralogi Pulau Buru: Warisan sastra yang membongkar sejarah dan kemanusiaan
CERPEN: Takbir Padang Karbala