GENMILENIAL.ID – Peringatan Hari Jadi ke-103 Pejuang Siliwangi (PS) digelar penuh khidmat di Wisma Karya Subang, Kamis, 3 Juli 2025.
Lebih dari sekadar seremoni, momen ini menjadi refleksi sejarah tentang nilai perjuangan, kebajikan, dan keteladanan pendiri PS, Raden Ama Poeradiredja, yang kini tengah diusulkan sebagai pahlawan nasional.
Acara dihadiri oleh ratusan anggota PS dari Kabupaten Subang dan tokoh penting lainnya, termasuk Wakil Ketua DPRD Subang H. Kosim, mantan Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih, Staf Ahli Bupati Aef Saepudin, serta R. Edeh Laswarawati Poeradiredja putri dari sang tokoh pejuang.
Ketua DPC Pejuang Siliwangi Kabupaten Subang, Ir. Beni Rudiono, menyampaikan bahwa usia ke-103 bukan sekadar angka, melainkan momentum untuk semakin arif dalam menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan.
“Raden Ama Poeradiredja hidup bukan untuk jabatan, tapi untuk umat. Bahkan ketika ditawari jabatan Bupati Cianjur, beliau tolak. Beliau memilih memimpin hijrah 1.300 kepala keluarga dari Purwasuka ke Lampung yang kini menjadi Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat. Itu pengabdian luar biasa,” tegas Beni.
Lebih jauh, Beni yang juga anggota DPRD Subang menegaskan bahwa keteladanan sang pendiri bukan sekadar cerita, melainkan bukti hidup tentang kesederhanaan dan dedikasi tanpa pamrih.
Baca Juga: ESAI: Aktivisme dan kesadaran intelektual, jejak panjang dari ruang akademik ke medan perubahan
“Beliau menjadi guru spiritual Bung Karno, ikut mengawal sejarah di Rengasdengklok, tapi tak menuntut imbalan apa pun. Bahkan penghargaan langsung dari Presiden pun beliau tolak. Gaji pun enggan diterima. Ketulusan itu yang harus diwariskan,” tambahnya.
Terkait usulan sebagai pahlawan nasional, Beni menyebut prosesnya sedang dilengkapi oleh tim yang melibatkan sejarawan lokal dan nasional.
Meski Raden Ama Poeradiredja tidak mengharapkan penghargaan, upaya ini dianggap penting sebagai bentuk penghormatan negara.
“Kami diminta oleh Dirjen Dayasos Kemensos melengkapi dokumen. Tim Subang saya pimpin, dibantu Pak Kadar, Pak Anggi, dan di tingkat nasional ada Pak Dudung. Semua ini untuk melengkapi kekurangan berkas yang sempat tertunda,” jelasnya.
Artikel Terkait
Milenial hiasi pelantikan DPAC Pejuang Siliwangi Kalijati dan Cipeundeuy, Beni Rudiono sebut regenerasi dan percepatan sosialisasi RA. Ama Puradireja
Jadi ketua DPAC Pejuang Siliwangi Kecamatan Dawuan, Syaepul Anwar, figur pemuda Desa Jambelaer yang berjuang pupuk untuk para petani
Kunjungi kediaman Hj. Edeh Laswaraswati Puradiredja, Pj Bupati Subang minta doa dan nasihat dalam tugasnya selama memimpin Subang
Beni Rudiono terpilih kembali jadi anggota DPRD, DPC Pejuang Siliwangi Kabupaten Subang gelar tasyakuran
Putri tokoh pejuang nasional RA Ama Puradireja, Bu Edeh akan menjadi narasumber utama pada diskusi publik ‘Subang Mencari Pemimpin’
Spirit perubahan dari R Edeh Laswarawati Puradireja (Bu Edeh), putri tokoh pejuang kemerdekaan asal Kabupaten Subang, RA Ama Puradireja
Imas Aryumningsih dan H. Ating Rusnatim hadiri pelantikan sayap Pejuang Siliwangi dan 5 struktural DPAC baru, ini kata Beni Rudiono