esai

ESAI : Subang dalam perspektif Generasi Milenial (Generasi Y)

Sabtu, 1 April 2023 | 12:51 WIB
Yaya Suryana - Pemred GenMilenial.id

Generasi milenial (Gen Y) adalah sebuah istilah ataupun sebutan kelompok usia bagi mereka yang lahir pada tahun 1981 hingga 1994/1996, kalau diukur secara usia, generasi milenial saat ini adalah mereka yang menginjak pada rentang usia diantara 25 hingga 45 tahun.

Istilah milenial saat ini memang terdengar begitu sangat akrab ditelinga kita, saking akrabnya sebagian besar malah menyebutnya kepada kelompok generasi zilenial (Gen Z) yaitu sebuah kelompok usia yang lebih muda dari generasi milenial, generasi zilenial adalah mereka yang lahir pada tahun 1997 - hingga tahun 2012.

Istilah milenial atau generasi Y diciptakan oleh dua pakar sejarah dan penulis Amerika yaitu William Strauss dan Neil Howe dalam beberapa bukunya. Generasi milenial disebut juga sebagai generation me atau echo boomers.

Secara karakteristik, generasi milenial adalah sebuah kelompok demografi masyarakat yang melek dan adabtable dengan teknologi khususnya teknologi informasi, generasi ini hidup pada transisi perubahan zaman dan gaya hidup yang sangat fundamental dari generasi-generasi sebelumnya.

Satu hal contoh, akhir tahun 2010 mungkin dunia dikagetkan dengan fenomena terjadinya Arab Spring di negara-negara timur tengah, yang dimulai dari serangkaian protes masyarakat sipil Pro Demokrasi di Tunisia yang kemudian menjalar ke berbagai negara lainya.

Arab spring juga yang telah menyebabkan perang saudara hebat di sebuah negara yang memiliki cadangan kaya minyak terbesar di tanduk Afrika yaitu Libya yang telah menewaskan pemimpinya Muammar Khadafi

Muammar Khadafi dikenal dengan pola kepemimpinan yang cukup nyentrik di negara tersebut, jarang tinggal di istana mewahnya tapi lebih banyak hidup dan tinggal ditenda-tenda bersama pengawal dan rakyatnya.

Musuh-musuh politiknya menyebutnya sebagai diktator tapi Muammar Khadafi memiliki kebijakan yang pro rakyat seperti pemberian listrik gratis, pendidikan gratis, kesehatan gratis dan harga BBM yang sangat murah di negaranya. 

Hari ini sepeninggal pemimpinanya tersebut, fasilitas dan kehidupan rakyat Libya tidak lebih baik keadaanya dibanding ketika Muammar Khadafi berkuasa, pertikaian antar kelompok dan keberadaan milisi-milisi sipil bersenjata jadi problem tersendiri di negara tanduk afrika tersebut.

Satu hal dari kejadianya itu, bahwa Arab Spring yang terjadi pada akhir tahun 2010 adalah fenomena masyarakat dunia yang hidup di era hari ini dengan penggunaan dan percepatan teknologi informasi hari ini terhadap merespon sebuah isu yang sedang berkembang dengan cepat.

Pengaruh flatform media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, Tiktok dan sebagainya memiliki pengaruh dan dampak luar biasa pada kehidupan kita hari ini, sehingga tidak sedikit banyak perusahaan atau fublic pigur yang menggunakan para jasa influencer.

Lalu bagaimana dengan Kabupaten Subang hari ini, sebagai putra daerah yang lahir di Subang, tentu saya mempunyai perhatian besar terhadap kota dan Kabupaten yang menjadi tempat kelahiran saya, khususnya untuk generasi yang lahir setelah saya.

Subang merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Jawa Barat, luas Kota ini sekitar 2.052 km² dengan populasi sebanyak 1.594.903, jumlah ini tentu setiap tahun akan terus bertambah, seiring tumbuh populasi generasi muda baru lulusan SMA dan mereka yang saat ini menempuh pendidikan S1 di kota-kota besar.

Bonus demografi ini tentu saja harus menjadi sebuah perhatian serius, terlebih Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan semua stakeholder terkait baik yang di dalam Pemerintahan ataupun mereka yang diluar Pemerintahan saat ini.

Halaman:

Tags

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB