Jalur yang viral tersebut diketahui merupakan ruas penghubung Pekon Srengit, Sidodadi hingga Basungan dengan panjang total 17,3 kilometer. Namun, perbaikan yang direncanakan baru mencakup 2,72 kilometer saja.
Padahal, jalan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat untuk aktivitas harian, termasuk akses pendidikan, mencapai sekitar 11 kilometer.
Kondisi ini memicu sorotan publik dan harapan agar pemerintah segera memberikan solusi nyata, terutama bagi akses sekolah di wilayah terpencil.***