Pelajar SMAN 1 Binong diingatkan bahaya judol, narkoba hingga bullying

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 12 Oktober 2026 | 10:09 WIB
Kapolsek Binong AKP Andri Sugiarto menyampaikan arahan kepada siswa dalam kegiatan Police Go To School saat upacara bendera di SMAN 1 Binong, Kabupaten Subang, Senin 12 Oktober 2026 (Dok. Istimewa)
Kapolsek Binong AKP Andri Sugiarto menyampaikan arahan kepada siswa dalam kegiatan Police Go To School saat upacara bendera di SMAN 1 Binong, Kabupaten Subang, Senin 12 Oktober 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Pelajar SMAN 1 Binong, Kabupaten Subang, diingatkan untuk menjauhi judi online (judol), narkoba, perundungan atau bullying, serta berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Pesan tersebut disampaikan Kapolsek Binong AKP Andri Sugiarto dalam kegiatan Police Go To School saat upacara bendera di SMAN 1 Binong, Desa Binong, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan edukasi kepada pelajar tentang kedisiplinan, kesadaran hukum, keselamatan berlalu lintas, dan pentingnya menjaga lingkungan sekolah tetap aman.

Baca Juga: Gempa M 5,7 guncang wilayah Sukabumi, ini data terbaru BMKG

Di hadapan para siswa, Andri menekankan bahwa generasi muda perlu memiliki kesadaran untuk menjaga perilaku dan tidak mudah terjerumus dalam berbagai pengaruh negatif.

Pelajar diingatkan jauhi perilaku berisiko

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Binong mengingatkan pelajar agar tidak terlibat dalam kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan perundungan.

Bullying menjadi salah satu perilaku yang perlu dihindari karena dapat merugikan orang lain dan mengganggu terciptanya lingkungan belajar yang aman.

Para siswa diharapkan mampu menjaga sikap, menghormati teman, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti atau merendahkan orang lain.

Baca Juga: Jalan Rancasari–Mariuk baru 1,5 kilometer, Kang Rey targetkan kelanjutan pada 2027

Selain itu, pelajar juga diingatkan agar tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum.

Pemahaman terhadap konsekuensi suatu tindakan perlu ditanamkan sejak dini agar siswa mampu mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan.

Melalui pendekatan edukatif di sekolah, kepolisian berupaya membangun kesadaran pelajar agar lebih bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.

Knalpot brong dan kebut-kebutan jadi perhatian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X