• Minggu, 11 Oktober 2026

Gempa M 5,7 guncang wilayah Sukabumi, ini data terbaru BMKG

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:27 WIB
Ilustrasi peta titik pusat gempa Sukabumi berdasarkan informasi BMKG (BMKG)
Ilustrasi peta titik pusat gempa Sukabumi berdasarkan informasi BMKG (BMKG)

GENMILENIAL.ID – Gempa bumi bermagnitudo 5,7 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 11 Oktober 2026 pagi.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Informasi pada laman resmi BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 10.30.20 WIB.

Episenter atau pusat gempa berada pada koordinat 8,73 derajat Lintang Selatan dan 106,47 derajat Bujur Timur, sekitar 193 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Jalan Rancasari–Mariuk baru 1,5 kilometer, Kang Rey targetkan kelanjutan pada 2027

Data tersebut menjadi acuan awal untuk mengetahui lokasi dan karakteristik gempa yang terjadi di wilayah perairan selatan Jawa Barat.

Gempa Sukabumi memiliki kedalaman 10 kilometer

Berdasarkan parameter yang dicatat BMKG, gempa M 5,7 tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer. Dengan kedalaman tersebut, gempa ini tergolong sebagai gempa dangkal.

Meski demikian, kedalaman dan lokasi pusat gempa saja belum cukup untuk menjelaskan secara terperinci mekanisme sumbernya.

Penjelasan mengenai penyebab gempa perlu merujuk pada hasil analisis teknis BMKG.

Baca Juga: Polisi soroti atraksi berbahaya di jalur wisata Ciater, komunitas motor diingatkan tertib

Lokasi episenter yang berada di laut juga menjadi salah satu parameter penting dalam analisis potensi dampak gempa.

Namun, informasi mengenai dampak di daratan tetap memerlukan data pendukung, termasuk laporan intensitas guncangan dari wilayah yang terdampak.

BMKG menyatakan gempa bermagnitudo 5,7 tersebut tidak berpotensi tsunami. Informasi ini menjadi poin penting bagi masyarakat dalam memahami potensi bahaya yang berkaitan langsung dengan kejadian gempa tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X