Pendekatan ini dinilai efektif karena tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat.
Target jadi sekolah percontohan
Kolaborasi antara SMP Panatagama Subang, Bank Sampah KBS, dan Bumi Maggot Inovasi diharapkan menjadi model penanganan sampah terpadu di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Wabup Subang tekankan respons cepat aduan masyarakat, kinerja ASN disorot lewat media sosial
Program ini tidak hanya menargetkan status Adiwiyata, tetapi juga mendorong lahirnya sekolah yang mandiri dan berkelanjutan dalam mengelola sampah dari hulu ke hilir.
Dengan langkah ini, sekolah berupaya menjadi contoh nyata bahwa solusi persoalan sampah bisa dimulai dari lingkungan pendidikan.***
Artikel Terkait
Anak SD di Tolikara Papua harus tunggu pesawat melintas demi berangkat sekolah, videonya jadi sorotan
Produksi sampah Subang tinggi, Ateng Sutisna dorong pengelolaan dimulai dari rumah tangga
Evi Nur’Afiah soroti penanganan sampah di Subang, DPRD siap dorong fasilitas pengelolaan di tingkat RW
Dari keresahan sampah Pasar Terminal, guru di Subang ini dirikan bank sampah dengan 150 nasabah
ICCN luncurkan E-Book retrospektif kota kreatif, dokumentasikan perjalanan kota kreatif di Indonesia
Trisa Triandesa soroti pendidikan pascabencana di Aceh Tengah, siswa masih kekurangan buku
Sosok Tita Andriani: Bank Sampah jadi solusi sampah di Subang, terinspirasi kepedulian KDM