GENMILENIAL.ID – Ketika banyak sekolah masih beradaptasi dengan kebijakan masuk pukul 06.30 WIB, SDN Pasirkareumbi justru sudah melangkah lebih dulu lewat program pembiasaan pagi SIGAP (Siap Gapai Pagi).
Terletak di Jl. Jenderal Achmad Yani No. 32, Kelurahan Pasirkareumbi, Subang, sekolah ini menjadi contoh nyata penerapan pendidikan karakter sejak dini.
Program SIGAP bukan sekadar menyambut kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, melainkan sudah berjalan jauh sebelum aturan baru diberlakukan pada tahun ajaran baru 2025/2026.
Baca Juga: Bupati Subang sidak galian tanah ilegal di Pagaden: Hentikan eksploitasi alam yang rugikan warga!
Kepala SDN Pasirkareumbi, Agus Ahmad, menjelaskan bahwa program ini menjadi rutinitas yang menyatu dalam kultur sekolah.
“Alhamdulillah SDN Pasirkareumbi tidak kaget. Sebelumnya jam 07.00 sudah mulai dengan pembiasaan. Sekarang tinggal dimajukan,” ujar Agus pada GenMilenial.id, Selasa 5 Agustus 2025.
Setiap hari, siswa sudah terbiasa dengan kegiatan positif, Senin upacara, Selasa 'Serbuk' (Selasa Rempug Buku), Rabu 'Gamerasi' (Gerakan Rabu Numerasi), Kamis senam, dan Jumat yasinan bersama.
Dengan jam masuk 06.30 WIB, rangkaian kegiatan ini justru berjalan lebih efektif.
Baca Juga: SKB libur 18 Agustus 2025 masih difinalisasi, Mensesneg: Segera diumumkan
Agus juga menegaskan bahwa semangat guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan SIGAP.
Para guru, katanya, datang lebih awal, bahkan saling mencatat kedisiplinan siswa untuk diberikan reward bulanan bagi yang paling rajin datang pagi.
“Anak paling rajin datang pagi diumumkan saat upacara dan diberi hadiah,” ujarnya.
Kolaborasi sekolah-orang tua, kunci SIGAP berjalan
Ratna Ugih, Guru Kelas 6 sekaligus Guru Penggerak Angkatan 9, menyebut SIGAP sebagai program pembentuk karakter anak, bukan hanya soal jam masuk sekolah.
Artikel Terkait
Dihadiri Kadis LH, Ekspos Adiwiyata Provinsi SDN RA Kartini tampilkan seni budaya dan kerajinan barang bekas
Mengambil tema lingkungan hidup dan kewirausahaan, SMPN 1 Cibogo gelar pembelajaran P5
Panen Karya P5, PLT Kepala Sekolah SMPN 3 Subang ajak tenaga pendidik untuk bertranformasi menuju era digitalisasi
BBPOM Bandung lakukan sertifikasi PJAS di SDN RA Kartini, ini hasil yang diharapkan
Inaya Khaira Lubha, siswi SDN Rosela Indah Subang raih juara 1 mendongeng pada Pekan TJSL Dahana 2024
Gelar P5, para pelajar SMPN 1 Subang tampilkan berbagai macam kesenian daerah yang memukau
Pocil Subang curi hati Presiden, diganjar penghargaan nasional: SDN Kelapa Kembar dan Disdik janji lanjutkan pembinaan