GENMILENIAL.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan instruksi baru terkait penyeragaman jadwal kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah di wilayahnya.
Ia meminta agar seluruh satuan pendidikan dari jenjang SD hingga SMA/SMK menjalankan sistem lima hari sekolah, dari Senin hingga Jumat, dan mulai belajar sejak pukul 06.00 WIB.
Hal ini disampaikan Dedi dalam pernyataan resminya yang dikutip dari laman Jabarprov.go.id, Sabtu, 31 Mei 2025.
Baca Juga: Yusril tegas bantah isu perundingan rahasia RI-Israel terkait OECD
“Saya mengajak kepada Bupati dan Wali Kota (agar) hari belajarnya sampai hari Jumat, Sabtu-Minggu libur,” ujar Dedi Mulyadi.
Menurutnya, saat ini masih terdapat perbedaan jadwal antarsatuan pendidikan. SMA umumnya sudah belajar sampai Jumat, namun SMP dan SD banyak yang masih masuk hingga Sabtu.
Ia menilai perlunya keseragaman agar lebih optimal dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda.
“Harusnya menurut saya di Jawa Barat diseragamkan semua proses belajar mengajar sampai hari Jumat,” imbuhnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo dampingi Emmanuel Macron kunjungi Candi Borobudur
Tak hanya itu, Dedi juga ingin menerapkan jam masuk sekolah lebih pagi, yakni pukul 06.00 WIB, seperti yang pernah ia terapkan saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
“Dulu waktu jadi Bupati Purwakarta, saya Bupati pertama yang membuat hari belajar sampai hari Jumat, dan jam pelajarannya mulai pukul 06.00 pagi,” ungkapnya.
Kebijakan ini, menurut Dedi, bukan sekadar pengaturan waktu, tetapi bagian dari upaya menciptakan generasi yang lebih tertib, sehat, dan produktif sejak dini.***
Artikel Terkait
Peralatan sekolah hingga seragam terendam banjir, pengungsi pelajar di Jakarta Timur ngadu ke Mensos: Semuanya kena pak
Talkshow pendidikan guru penggerak dorong pembelajaran mendalam di sekolah
Gibran beberkan laporan anggaran Rp17,1 triliun untuk perbaikan sekolah, ungkap negara telah biayai 8.500 mahasiswa LPDP di tahun 2024
Kata Bill Gates usai intip program Makan Bergizi Gratis di sekolah, sebut manfaat untuk ibu hamil-menyusui
Selain pendidikan karakter di Barak TNI ala Dedi Mulyadi, kini siswa Jabar dilarang bawa HP ke sekolah
PT Dahana serahkan bantuan sarana pendidikan untuk sekolah di Subang, dukung pendidikan berkualitas
Dedi Mulyadi semprot oknum suporter Persikas: Orang Subang butuh jalan dan sekolah, bukan teriakan bola