GENMILENIAL.ID - Memasuki musim penghujan, persoalan sampah di Kabupaten Subang kini kembali menjadi sorotan, selain menimbulkan bau yang tidak sedap, penumpukan sampah juga dikhawatirkan menimbulkan beragam penyakit bagi masyarakat.
Terlebih ketika tumpukan sampah tersebut berada dilingkungan perkotaan, pemukiman atau area pertokoan dan pasar yang berada di pusat jantung Kota Subang.
Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berencana akan menghilangkan titik sampah yang berada di pusat jantung Kota Subang, tepatnya di Pasar Pujasera dan akan mengalihkanya ke TPS 3R di Panembong yang saat ini tengah dibangun.
“Tahun ini kita sedang membangun di Panembong, mudah-mudahan nanti Subang Kota sebagian sampahnya itu bisa dibuang kesana, Pujasera (sampah) kita hilangkan (ditutup),” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang, Hari Rubiyanto pada GenMilenial.id, Jumat 27 Desember 2024.
Kata Hari, Pujasera merupakan area pertokoan, dengan dibangunya TPS 3R di Panembong, pihaknya akan menutup TPS di Pasar Pujasera.
“Pujasera itu karena pertokoan akan kita tutup, ya kan yang namaya tutup gak semudah itu ‘tutup’, terus masyarakat mau buang kemana, akhirnya masyarakat jadi buang dimana saja,” pungkasnya.
Selain TPS 3R Panembong, Hari juga menerangkan bahwa pihaknya berencana akan membuka TPS di Dungus Biru.
Baca Juga: ESAI : Ternyata tahun kejutan
“Kita buka lagi yang di Dungus Biru, Dungus Biru dulu kan ada, kita bangun juga disitu rencananya satu, buat TPS nya saja, bukan sebagai TPS 3R, untuk memecah konsentrasi yang di Pujasera maka kita siapkan yang didungus biru,” ujarnya.
Sedangkan untuk TPS yang saat ini berada di terminal Subang, Hari pun menjelaskan bahwa TPS tersebut rencananya akan dijadikan sebagai TPS 3R dan tidak akan dihilangkan.
“Terminal (TPS) normal, kita angkut tiap hari, nggak, rencana itu kita jadikan TPS 3R tahun depan,” terangnya.
Secara umum, Kadis LH Subang ini juga menjelaskan bahwa produksi sampah di Kabupaten Subang setiap hari ada sekitar 800 kubik sampah belum termasuk pada sampah industri.
Artikel Terkait
Jelang pertengahan Ramadhan, Unit III Tipidter Polres Subang lakukan cek harga sembako di Pasar Pujasera
ESAI : Keberlanjutan dan pelestarian lingkungan hidup, tanggung jawab kita bersama
Mengambil tema lingkungan hidup dan kewirausahaan, SMPN 1 Cibogo gelar pembelajaran P5
Longsor datang bertubi-tubi di Subang selatan, Mang Eef : Anggaran buat lingkungan hidup kecil banget
Gagalnya revitalisasi Pasar Pujasera, Andi L Hakim : Ada kepentingan elit yang bermain di wilayah itu
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pj. Gubernur Jabar ingin ada terobosan inovasi dalam upaya jaga lingkungan, tidak hanya sekadar seremonial
Jaga ekosistem, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang bersihkan saluran air perkotaan dari sampah