GENMILENIAL.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Subang telah melakukan pemetaaan terkait potensi kerawanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Saerah (Pilkada) Serentak 2024
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan atau hambatan di TPS pada hari pemungutan suara Pilkada Serentak yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024 yang tinggal beberapa hari lagi.
Koordinator Divisi SDM dan Diklat Bawaslu Kabupaten Subang, Imanudin mengatakan bahwa terdapat 8 indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi, 8 indikator yang banyak terjadi dan 2 indikator yang tidak banyak terjadi namun tetap perlu diantisipasi.
"Pemetaan kerawanan tersebut dilakukan terhadap 8 variabel dan 28 indikator, diambil dari 253 Kelurahan dan Desa di 30 Kecamatan yang melaporkan kerawanan TPS di wilayahnya," kata Imanudin dalam Rapat Koordinasi dengan awak media dan organisasi kepemudaan dalam Pengawasan Pemilihan Serentak tahun 2024 di Laska Hotel Subang, Kamis 21 November 2024.
Lanjut Imanudin, pengambilan data TPS rawan tersebut dilakukan selama 6 hari pada 10 sampai dengan 15 November 2024. Ia juga menjelaskan bahwa variabel dan indikator potensi TPS rawan adalah sebagai berikut.
Pertama, penggunaan hak pilih (DPT yang tidak memenuhi syarat, DPTb, potensi DPK, Penyelenggara Pemilihan di luar domisili, pemilih disabilitas terdaftar di DPT, dan/atau Riwayat PSU/PSSU).
Kedua, keamanan (riwayat kekerasan, intimidasi dan/atau penolakan penyelengaraan pemungutan suara).
Ketiga, politik uang.
Keempat, politsasi SARA.
Kelima, netralitas (penyelenggara Pemilihan, ASN, TNI-Polri, Kepala Desa dan/atau Perangkat Desa).
Keenam, logistik (riwayat kerusakan, kekurangan/kelebihan, dan/atau keterlambatan).
Artikel Terkait
Anggaran Pilkada Rp71 Milyar sudah diterima KPU dan Bawaslu Subang, Pj. Bupati harap hasil Pilkada 2024 bisa berikan perubahan bagi Kabupaten Subang
Tingkatkan kualitas pemilihan, Bawaslu Subang gelar Pelatihan Pengawas Partisipatif
Jelang Pilkada 2024, Bawaslu Subang inisiasi Forum Warga untuk perkuat pengawasan partisipatif
Jelang Pilkada 2024, Bawaslu Subang lakukan tiga antisipasi isu krusial soal kerawanan, terutama pengawasan netralitas ASN
Bawaslu Subang gelar sosialisasi untuk para pemilih pemula, generasi zilenial siap awasi Pilkada 2024
Jaga netralitas Kepala Desa, Bawaslu Subang lakukan sosialisasi dan berikan surat imbauan langsung kepada Ketua APDESI dan Pejabat BUMD
Cek petugas sortir lipat, Bawaslu Subang ingatkan soal ketepatan jumlah surat suara Pilkada Serentak 2024