Baca Juga: Gwynn Elizabeth, pianis muda Indonesia yang meniti jejak musik klasik dari Bandung ke Skotlandia
Sementara itu, narasumber Dian Rahmawati menegaskan bahwa pembelajaran mendalam bukan merupakan kurikulum, melainkan pendekatan dalam pembelajaran yang menekankan praktik mengajar yang lebih reflektif dan berorientasi pada pemahaman mendalam di ruang kelas.
“Deep learning tidak bisa dilakukan di luar kelas, harus dalam proses belajar mengajar di ruang kelas,” tegasnya.
Melalui talkshow ini, KGP Subang berharap para guru dapat mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif, bermakna, dan menyenangkan demi kualitas pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Teropong dunia pendidikan di daerah, ini kata H. Saenudin terkait guru penggerak dan standar mutu pendidikan
ESAI : Guru penggerak, bergerak, menggerakkan, berdampak dan menginspirasi
Inaugurasi guru penggerak, Pj Bupati Subang harap para guru mampu menjadi media untuk menyongsong Indonesia emas tahun 2045
Ramadan berbagi, Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Subang santuni 60 anak yatim di Masjid Agung Al Musabaqoh
SIGMA: Komunitas Guru Penggerak Subang dorong literasi guru lewat menulis dan launching website
Guru Penggerak Subang sambangi Patimban, serap wawasan maritim untuk cetak SDM unggul
Memahami peran Dewan Pendidikan: Wadah partisipasi masyarakat dalam dunia pendidikan