Anggaran SMK dan vokasi dipangkas sampai Rp1 triliun, DPR: Mereka perlu pelatihan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 20 Februari 2025 | 21:27 WIB
Pelajar SMK di Indonesia saat ajang WorldSkill Competition 2024 lalu (Instagram.com/kamivokasi)
Pelajar SMK di Indonesia saat ajang WorldSkill Competition 2024 lalu (Instagram.com/kamivokasi)
  • Target awal: 100.750 orang
  • Anggaran awal: Rp65,036 miliar
  • Blokir efisiensi: Rp65,036 miliar
  • Target baru: Dihilangkan

2. Pengembangan SMK Pusat Keunggulan

    • Target awal: 1.178 SMK
    • Anggaran awal: Rp528,678 miliar
    • Blokir efisiensi: Rp513,678 miliar
    • Target baru: 15 SMK
    • Anggaran baru: Rp15 miliar

Baca Juga: Pemesanan tiket kereta api bikin greget warganet, KAI ungkap adanya masalah jelang lebaran 2025 hingga syarat ketat untuk karcis rombongan

3. Pengembangan Teaching Factory di SMK

    • Target awal: 450 SMK
    • Anggaran awal: Rp156,831 miliar
    • Blokir efisiensi: Rp102,686 miliar
    • Target baru: 184 SMK
    • Anggaran baru: Rp39,145 miliar

4. Peningkatan kualitas SMK non PK

    • Target awal: 312 SMK
    • Anggaran awal: Rp74,637 miliar
    • Blokir efisiensi: Rp59,637 miliar
    • Target baru: 63 SMK
    • Anggaran baru: Rp15 miliar

Baca Juga: 4 Fakta terkini penelusuran polisi soal truk pemicu kecelakaan maut di GT Ciawi, dari kurangnya daya cakram rem hingga muatan overload

5. Pembinaan Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)

    • Target awal: 192 lembaga
    • Anggaran awal: Rp40,446 miliar
    • Blokir efisiensi: Rp40,446 miliar
    • Target baru: Dihilangkan

6. Pembinaan Kursus dan Pelatihan (PKK dan PKW)

    • Target awal: 2.000 orang/19.699 lembaga
    • Anggaran awal: Rp127,665 miliar
    • Blokir efisiensi: Rp88,555 miliar
    • Target baru: 224 orang/6.400 lembaga
    • Anggaran baru: Rp39,110 miliar

Baca Juga: Polisi buka kronologi kehamilan dan tindakan aborsi LM yang awalnya tak diakui Vadel Badjideh

7. Pendidikan dan Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Vokasi

    • Target awal: 10.214 orang
    • Anggaran awal: Rp154,080 miliar
    • Blokir efisiensi: Rp131,768 miliar
    • Target baru: 1.421 orang
    • Anggaran baru: Rp22,312 miliar

8. Penjaminan Mutu dan Peningkatan Kapasitas Balai Vokasi

    • Target awal: 7 lembaga
    • Anggaran awal: Rp48,415 miliar
    • Blokir efisiensi: Rp46,572 miliar
    • Target baru: 7 lembaga
    • Anggaran baru: Rp1,842 miliar

Baca Juga: Terdampak efisiensi, retret kepala daerah tidak berlangsung selama 14 hari, ini skema barunya

Langkah Kemendikdasmen

Suharti menekankan bahwa Kemendikdasmen akan berupaya memastikan pemilihan sasaran dilakukan dengan tepat, meskipun efisiensi anggaran berdampak luas. 

Hal ini mendapat perhatian dari anggota Komisi X DPR RI.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Ledia Hanifa Amaliah, menyoroti pentingnya pendidikan vokasi karena berperan dalam membekali lulusan dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X