- Target awal: 100.750 orang
- Anggaran awal: Rp65,036 miliar
- Blokir efisiensi: Rp65,036 miliar
- Target baru: Dihilangkan
2. Pengembangan SMK Pusat Keunggulan
- Target awal: 1.178 SMK
- Anggaran awal: Rp528,678 miliar
- Blokir efisiensi: Rp513,678 miliar
- Target baru: 15 SMK
- Anggaran baru: Rp15 miliar
3. Pengembangan Teaching Factory di SMK
- Target awal: 450 SMK
- Anggaran awal: Rp156,831 miliar
- Blokir efisiensi: Rp102,686 miliar
- Target baru: 184 SMK
- Anggaran baru: Rp39,145 miliar
4. Peningkatan kualitas SMK non PK
- Target awal: 312 SMK
- Anggaran awal: Rp74,637 miliar
- Blokir efisiensi: Rp59,637 miliar
- Target baru: 63 SMK
- Anggaran baru: Rp15 miliar
5. Pembinaan Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)
- Target awal: 192 lembaga
- Anggaran awal: Rp40,446 miliar
- Blokir efisiensi: Rp40,446 miliar
- Target baru: Dihilangkan
6. Pembinaan Kursus dan Pelatihan (PKK dan PKW)
- Target awal: 2.000 orang/19.699 lembaga
- Anggaran awal: Rp127,665 miliar
- Blokir efisiensi: Rp88,555 miliar
- Target baru: 224 orang/6.400 lembaga
- Anggaran baru: Rp39,110 miliar
Baca Juga: Polisi buka kronologi kehamilan dan tindakan aborsi LM yang awalnya tak diakui Vadel Badjideh
7. Pendidikan dan Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Vokasi
- Target awal: 10.214 orang
- Anggaran awal: Rp154,080 miliar
- Blokir efisiensi: Rp131,768 miliar
- Target baru: 1.421 orang
- Anggaran baru: Rp22,312 miliar
8. Penjaminan Mutu dan Peningkatan Kapasitas Balai Vokasi
- Target awal: 7 lembaga
- Anggaran awal: Rp48,415 miliar
- Blokir efisiensi: Rp46,572 miliar
- Target baru: 7 lembaga
- Anggaran baru: Rp1,842 miliar
Baca Juga: Terdampak efisiensi, retret kepala daerah tidak berlangsung selama 14 hari, ini skema barunya
Langkah Kemendikdasmen
Suharti menekankan bahwa Kemendikdasmen akan berupaya memastikan pemilihan sasaran dilakukan dengan tepat, meskipun efisiensi anggaran berdampak luas.
Hal ini mendapat perhatian dari anggota Komisi X DPR RI.
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Ledia Hanifa Amaliah, menyoroti pentingnya pendidikan vokasi karena berperan dalam membekali lulusan dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan.
Artikel Terkait
Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Pengerak Angkatan 11 Kabupaten Subang sukses digelar di SMK 1 PGRI Subang
Mendikdasmen libatkan sekolah swasta dalam SPMB, sebut daya tampung sekolah negeri jadi salah satu pertimbangan
Sekolah diduga lalai, ratusan siswa SMA dan SMK terancam gagal ikut SNBP perguruan tinggi dan risikonya
Komdigi berencana beri batasan penggunaan media sosial untuk anak, ini usulan usianya
Sri Mulyani tetapkan KIP tidak terkena efisiensi anggaran, beasiswa untuk mahasiswa aman terkendali
Biaya UKT Perguruan Tinggi diperkirakan naik imbas efisiensi anggaran, Menkeu pastikan tidak akan ada dampak pada layanan pendidikan
Terdampak efisiensi, retret kepala daerah tidak berlangsung selama 14 hari, ini skema barunya