tapi akar bergayut, pohon tua,
buah jelita, hingga kadal jenaka
tangkas meracunimu, di detik kau
mengira mereka menyukaimu.
Cahaya,
Bukan pelajaran kuberikan
tapi darah kuwariskan
anyir yang tetap basah di hutan ini
di penjelajahan dan pengabdian
yang kini tinggal perang dan tualang
tinggal menang atau pecundang
dimana semua lawan di lenyap kawan.