parfumnya menyengat, membuat
foto di dompetku cemburu
aku juga tertawa
tak mengira, 20 menit
aku berteater dengan toilet istana
panggung paling merangsang
sebab hati dan kepalanya terang
empat tiga puluh sore
ku belakangi pintu panggung itu
yang menutup tanpa debam
yang tersinggung tanpa dendam
cuma suara lagu terus mendengung