Di tengah kesibukanya sebagai jurnalis dan ketua jemaat (penatua jemaat-red) GMAHK Jatinegara, hingga hari ini Pulo Lasman Simanjuntak masih tetap produktif menulis puisi. 'Menulis Puisi Memang Tak Pernah Mati' itu motto dirinya sebagai penyair yang lahir pada angkatan tahun 1980-an.***
Artikel Terkait
Radhar Panca Dahana, jurnalis, esais dan sastrawan legenda Indonesia
Kumpulan puisi pilihan dari buku karya Radhar Panca Dahana, berjudul Manusia Istana: Sekumpulan Puisi Politik
Biografi singkat kehidupan Remy Sylado, seorang sastrawan, sutradara, dan aktor legenda Indonesia
Mengenal Afrizal Malna, Sastrawan Indonesia dengan segudang pernghargaan!
10 puisi pilihan karya Remy Sylado, lihat di sini!
Mengenal H.B. Jassin, ini perjalanan singkat hidupnya
7 Puisi karya penyair dan sastrawan Pulo Lasman Simanjutak