Yanuardi berharap Indonesia dapat belajar dari Iran, khususnya dalam menjadikan krisis sebagai pendorong kemandirian sains.
Ia juga mengusulkan agar umat Islam memperkuat tradisi ilmiah dengan membangun integrasi antara teks-teks suci dan realitas modern.
“Jika Iran bisa membangun teknologi dan sains dalam tekanan, kita juga bisa jika memiliki etos kerja, visi kebangsaan, dan spiritualitas yang kokoh,” tutupnya.***