Jika Ghibli memutuskan untuk menempuh jalur hukum, mereka bisa menggunakan pendekatan serupa, yakni bahwa OpenAI menggunakan dan melatih AI mereka dengan gaya seni Ghibli tanpa persetujuan resmi.
Namun apakah Ghibli akan menggugat?
Hingga saat ini, Studio Ghibli belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan gugatan terhadap OpenAI.
Namun, melihat sikap keras Hayao Miyazaki terhadap AI, ada kemungkinan bahwa mereka sedang mempertimbangkan langkah hukum.
Jika Ghibli benar-benar mengajukan gugatan, hal ini bisa menjadi kasus penting dalam dunia AI dan hak cipta.
Keputusan hukum dalam kasus ini dapat menentukan bagaimana teknologi AI diizinkan untuk menggunakan dan mereplikasi gaya seni di masa depan.
Sementara itu, tren gambar Ghibli di ChatGPT terus berkembang.
Dunia kini menunggu apakah Studio Ghibli akan mengambil langkah hukum atau membiarkan tren ini berlalu begitu saja.***
Artikel Terkait
Kampanye politik tarik perhatian lewat AI, begini yang terjadi di Indonesia dan belahan dunia lain
Mengintip panggung pembuktian AI sebagai ‘Magician’ di dunia teknologi, soca interact season 2 hadirkan 10+ episode secara gratis!
Apa itu AI Meta? fitur canggih yang digandrungi artis buat pamer ketenaran hingga beri keuntungan buat content creator!
Manusia vs teknologi, Wamen Dikti Stella Christie imbau masyarakat pandai manfaatkan AI agar ‘tidak kalah telak’
4 Fakta menohok AS panik lihat AI buatan China DeepSeek guncang pasar global, salah satunya ‘meroket’ dengan modal kecil!
DeepSeek vs ChatGPT, ini plus minus AI asal China versus AS yang bersaing ketat di dunia kecerdasan buatan
Berkembangnya AI, Bill Gates prediksi guru dan dokter akan hilang dalam 10 tahun mendatang