Hambatan bawah air seperti itulah yang menghalangi ombak untuk kembali ke laut.
Tarikan arusnya ke arah laut juga bervariasi, terkadang arus rip berakhir tepat di luar garis pecahnya gelombang.
Namun di lain waktu, arus rip terus mendorong ratusan meter ke lepas pantai.
Ada beberapa mitos tentang rip current yang dipercaya oleh sebagian orang, namun rupanya justru beberapa mitos tersebut membahayakan.
Baik itu terkait sifat rip current, maupun cara penyelamatan yang malah berakibat fatal hingga memungkinkan menambah korban jiwa.
1. Rip current membahayakan untuk semua orang
Mitos: Seseorang yang jago renang bisa selamat dari rip current
Fakta: BMKG dan National Oceanic and Atmosphere mengungkapkan jika arus balik rip current ini bahkan membahayakan untuk perenang profesional hingga atlet renang sekalipun
2. Arah terseretnya korban oleh arus rip current
Mitos: Rip current membuat orang tenggelam
Fakta: Arus dari rip current tidak menarik orang ke bawah, tapi membuat orang di atasnya berputar di area rip current atau menjauh dari bibir pantai, melewati ombak yang pecah.
3. Penyelamatan yang salah
Artikel Terkait
Teori penyebab kebakaran Los Angeles, mulai dari petir hingga sisa api tahun baru
Ilmuwan ungkap tanah longsor berpotensi terjadi usai kebakaran Los Angeles, ancaman baru untuk rumah yang selamat dari kobaran api
Ilmuwan bersiap umumkan jam kiamat yang lebih dekat dengan bumi, imbas kerusuhan hingga genosida
Demi cegah banjir, Pemprov Jakarta lakukan modifikasi cuaca, bagaimana prosesnya?
Modifikasi cuaca dilakukan di Jawa Tengah untuk mengurangi intensitas hujan, inilah beberapa wilayah yang juga lakukan hal serupa
Modifikasi cuaca dilakukan di beberapa tempat, inilah dampak yang tak banyak orang tahu
Tipu muslihat rip current yang terlihat aman untuk berenang di pantai padahal paling membahayakan, ini tanda-tandanya