Dilansir dari Reuters, DeepSeek lebih unggul dibanding ChatGPT dalam mengartikan kode Python maupun Java dan memecahkan persamaan yang kompleks.
Di sisi lain, DeepSeek lebih sensitif ketika ditanya terkait topik-topik yang berhubungan dengan politik karena protokol sensor yang tunduk kepada Pemerintah China.
Misalnya, ketika AI buatan China itu ditanya terkait hubungan Presiden Xi Jinping dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, DeepSeek justru mengalihkan topik ke matematika, coding, dan logika sebagai gantinya.
"Maaf, saya tidak yakin bagaimana cara menjawab pertanyaan seperti ini. Mari kita bahas soal matematika, coding, dan logika sebagai gantinya," begitu respons dari DeepSeek.
Baca Juga: Thailand gratiskan transportasi umum imbas terjadinya polusi udara ekstrem
Sedangkan di ChatGPT, tanggapan berbeda justru diberikan saat chatbot asal AS itu diberikan pertanyaan serupa.
ChatGPT menjelaskan panjang lebar soal gambaran utama hubungan antara Xi Jinping dan Vladimir Putin. ChatGPT pun lebih unggul dalam menyampaikan cerita, candaan, dan teks untuk tujuan pemasaran.
"ChatGPT juga lebih mengikuti perkembangan peristiwa global dan merespons lebih cepat ketika ditanya tentang berita terkini," tulis Reuters dalam artikel yang tayang pada Selasa, 28 Januari 2025.
"Namun, chatbot ini terkadang memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan konteks dan data yang bias," tegasnya.
2. ChatGPT lebih jago ketimbang DeepSeek soal 'perencanaan'
Dalam artikel yang sama di Reuters, ChatGPT dinilai lebih baik ketimbang DeepSeek dalam merencanakan suatu perjalanan kepada penggunanya.
"Ketika diminta untuk merencanakan perjalanan, ChatGPT memberikan penjelasan yang lebih detail dibandingkan DeepSeek," tegas Reuters.
Sebagai contoh, saat pengguna ChatGPT bertanya untuk merencanakan perjalanan empat hari ke Singapura, chatbot asal AS itu memberikan saran untuk memesan kamar di beberapa hotel, lengkap dengan perkiraan biaya menginap, transportasi, makan, hingga aktivitas selama di sana.
Sementara, DeepSeek memberikan rekomendasi dan harga yang dinilai kurang terperinci saat diberikan pertanyaan serupa.
Artikel Terkait
Manusia vs teknologi, Wamen Dikti Stella Christie imbau masyarakat pandai manfaatkan AI agar ‘Tidak kalah telak’
Teori penyebab kebakaran Los Angeles, mulai dari petir hingga sisa api tahun baru
Resmi diblokir di AS, TikTok bakal kena denda Rp81,9 juta per orang jika masih ada warga Paman Sam yang main aplikasi asal China itu!
Ilmuwan ungkap tanah longsor berpotensi terjadi usai kebakaran Los Angeles, ancaman baru untuk rumah yang selamat dari kobaran api
Pengguna medsos di AS kini migrasi ke RedNote usai pemblokiran TikTok, begini beda cara posting warganet China vs Negeri Paman Sam
Belalang akan jadi salah satu menu alternatif dalam Makan Bergizi Gratis, amankah dikonsumsi anak?
Ilmuwan bersiap umumkan jam kiamat yang lebih dekat dengan bumi, imbas kerusuhan hingga genosida