Baca Juga: Dukung pendidikan, PT Dahana beri bantuan pembangunan Arboretum ke SMPN 4 Subang
AI buatan China itu tidak merekomendasikan hotel, namun poin plusnya, DeepSeek memberikan saran restoran sekaligus menu yang wajib dicoba kepada pengguna.
3. Biaya operasional DeepSeek lebih murah ketimbang ChatGPT
Dilansir dari Reuters, DeepSeek dan ChatGPT sama-sama mempunyai versi gratis yang menawarkan layanan yang serupa.
Layanan umum itu mulai dari menjawab pertanyaan hingga memberikan bantuan untuk memecahkan masalah yang diungkap pengguna.
Di sisi lain, kedua layanan AI itu pun mempunyai versi yang berbayar. DeepSeek dinilai lebih hemat ketimbang ChatGPT.
Baca Juga: Tingkatkan layanan pada masyarakat, ini arahan tegas Kompol Dede Suherman bagi para anggotanya
Biaya langganan ChatGPT mulai dari 20 dolar AS per bulan atau setara Rp323 ribu per bulan, sedangkan DeepSeek lebih terjangkau dengan harga sekitar 0,50 dolar AS per bulan atau sekitar Rp8.000 per bulan.
Itulah ulasan terkait kelebihan dan kekurangan DeepSeek buatan China dengan ChatGPT asal AS bagi para pengguna.
Perkembangan teknologi masa kini yang dinamis, membuat kemungkinan adanya perubahan model dan teknis kedua layanan AI itu sejak artikel ini tayang.***
Artikel Terkait
Manusia vs teknologi, Wamen Dikti Stella Christie imbau masyarakat pandai manfaatkan AI agar ‘Tidak kalah telak’
Teori penyebab kebakaran Los Angeles, mulai dari petir hingga sisa api tahun baru
Resmi diblokir di AS, TikTok bakal kena denda Rp81,9 juta per orang jika masih ada warga Paman Sam yang main aplikasi asal China itu!
Ilmuwan ungkap tanah longsor berpotensi terjadi usai kebakaran Los Angeles, ancaman baru untuk rumah yang selamat dari kobaran api
Pengguna medsos di AS kini migrasi ke RedNote usai pemblokiran TikTok, begini beda cara posting warganet China vs Negeri Paman Sam
Belalang akan jadi salah satu menu alternatif dalam Makan Bergizi Gratis, amankah dikonsumsi anak?
Ilmuwan bersiap umumkan jam kiamat yang lebih dekat dengan bumi, imbas kerusuhan hingga genosida