GENMILENIAL.ID – Hubungan antara golongan darah dan kepribadian adalah topik yang telah menarik perhatian banyak orang, terutama di negara-negara Asia seperti Jepang dan Korea Selatan.
Teori ini menyatakan bahwa golongan darah seseorang dapat mempengaruhi kepribadian, perilaku, dan bahkan kompatibilitas dengan orang lain.
Meskipun popularitasnya cukup tinggi, penelitian ilmiah masih berdebat tentang validitas klaim tersebut.
Asal-usul teori
Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Takeji Furukawa, seorang profesor psikologi dari Jepang, pada tahun 1927.
Baca Juga: Dahyat, ini 7 manfaat konsumsi teh hijau bagi kesehatan
Furukawa menerbitkan sebuah makalah yang menghubungkan golongan darah dengan kepribadian. Menurut teorinya:
- Golongan darah A: Cenderung tenang, sabar, dan perfeksionis.
- Golongan darah B: Mandiri, kreatif, dan lebih suka bekerja sendiri.
- Golongan darah AB: Rasional, tenang, tetapi juga bisa misterius.
- Golongan darah O: Optimis, bersemangat, dan pemimpin alami.
Teori ini mendapatkan popularitas luas di Jepang dan kemudian menyebar ke Korea Selatan serta negara-negara lain di Asia Timur.
Di negara-negara ini, tidak jarang menemukan buku, acara TV, dan artikel yang membahas hubungan antara golongan darah dan kepribadian.
Penelitian ilmiah
Namun, dari perspektif ilmiah, hubungan antara golongan darah dan kepribadian masih diperdebatkan.
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menguji validitas teori ini, tetapi hasilnya tidak konsisten.
Artikel Terkait
Introvert dan tanda-tandanya, menggali kepribadian yang lebih dalam
Langkah kunci dalam seleksi karyawan melalui tes Kepribadian, tes kognitif, dan wawancara
6 Tips lulus dalam tes kepribadian saat rekrutmen karyawan
Kenali diri anda, mengenal 6 tipe kepribadian manusia
Mengenal tipe kepribadian INFP, si idealis dan sensitif
Apa itu psikopat? ini definisi dan tanda-tandanya
Apa itu kepribadian ganda, bagaimana rasanya punya kepribadian ganda?