Dibantai Jepang 0-6, Patrick Kluivert: Ini pelajaran penting untuk Timnas Indonesia

photo author
- Jumat, 13 Juni 2025 | 19:33 WIB
Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert (Dok PSSI)
Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert (Dok PSSI)

GENMILENIAL.ID - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang setelah menelan kekalahan telak 0-6 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Bertanding di Stadion Suita, Osaka, Selasa 10 Juni 2025, skuad Garuda gagal mengimbangi permainan tim Samurai Biru yang tampil dominan sepanjang laga.

Jepang, yang saat ini menempati peringkat 15 dunia FIFA, tampil agresif dan tak memberi celah bagi Indonesia yang berada di posisi ke-123.

Baca Juga: Pemerintah targetkan sampah tuntas 2029, Danantara siap investasi proyek waste to energy

Sepanjang 90 menit pertandingan, Jepang mencatatkan 22 tembakan ke gawang, sementara Indonesia tak berhasil melepaskan satu pun.

Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengakui keunggulan tuan rumah dan menyebut laga ini sebagai pelajaran penting untuk timnya.

“Jepang terlalu besar bagi kami. Kita harus mengakuinya dan terus maju,” ujar Kluivert usai pertandingan.

Meski kekalahan ini menjadi tamparan keras setelah beberapa hasil positif di fase grup, Kluivert berharap para pemain tetap mengambil sisi positif dari pengalaman tersebut.

Baca Juga: Polsek Subang amankan 80 botol miras dari warung di Jalan Kapten Hanafiah

“Kami perlu belajar dari situasi ini. Ini adalah momen pembelajaran penting, baik secara individu maupun sebagai tim,” tambahnya.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Kluivert dan staf kepelatihan untuk mempersiapkan laga-laga berikutnya.

Timnas Indonesia dijadwalkan kembali bertanding pada FIFA Matchday Oktober 2025, dengan lawan yang belum dipastikan.

“Saya pikir mereka (Jepang) pantas menang. Kami kurang beruntung dengan skornya,” pungkas pelatih asal Belanda itu.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X