Istana dukung PSSI pecat Patrick Kluivert, desak segera cari pelatih baru dan fokus wujudkan mimpi 287 juta rakyat

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 02:19 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi buka suara soal pemecatan Patrick Kluivert oleh PSSI (Instagram/prsetyo_hadi28)
Mensesneg Prasetyo Hadi buka suara soal pemecatan Patrick Kluivert oleh PSSI (Instagram/prsetyo_hadi28)

 

GENMILENIAL.ID – Istana Negara angkat bicara soal pemecatan pelatih Patrick Kluivert oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, pemerintah menyatakan mendukung penuh langkah evaluasi dan restrukturisasi Timnas Indonesia setelah gagal menembus Piala Dunia 2026.

Evaluasi dan dukungan istana

“Berkaitan dengan masalah pemecatan pelatih tim nasional kita yang tentu akibat dari kemarin kita belum berhasil menembus ke Piala Dunia 2026, dan itu bagian dari evaluasi,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi, Kamis, 16 Oktober 2025.

Baca Juga: Ancaman dana MBG tak terserap bakal ditarik Menkeu, Kepala BGN yakin Rp71 triliun habis di akhir 2025

Ia menegaskan bahwa keputusan PSSI memberhentikan Patrick Kluivert merupakan langkah tepat untuk memperbaiki kinerja tim nasional.

“Tentunya, kami pemerintah menyambut baik keputusan dari PSSI untuk memberhentikan pelatih Patrick Kluivert,” ujarnya.

Desak PSSI segera cari pelatih baru

Lebih lanjut, Prasetyo meminta PSSI untuk segera mencari pelatih baru agar program pembinaan Timnas Indonesia tidak terhenti.

Menurutnya, dukungan publik dan kepercayaan terhadap Timnas harus tetap dijaga.

Baca Juga: Skandal BBM: Nama Vale, Adaro, dan PAMA terseret, pengamat nilai negara bisa tagih selisih harga tanpa ganggu iklim investasi

“Bagaimanapun kita tidak boleh patah arang, kita harus terus yakin, terus berusaha memperbaiki kualitas tim nasional kita, sehingga mimpi 287 juta rakyat Indonesia agar Timnas bisa berlaga di Piala Dunia dapat terwujud,” tandasnya.

PSSI: Penghentian sesuai kesepakatan bersama

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X