Puzzle Garuda Kluivert: Seimbangkan Timnas Indonesia hadapi tekanan Arab Saudi dan Irak

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 21 September 2025 | 22:03 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert angkat bicara tentang jalan terjal Tim Garuda hadapi Arab Saudi dan Irak di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 (Instagram.com/@partickkluivert9)
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert angkat bicara tentang jalan terjal Tim Garuda hadapi Arab Saudi dan Irak di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 (Instagram.com/@partickkluivert9)

GENMILENIAL.IDTimnas Indonesia menatap Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan tantangan berat.

Dua lawan tangguh menanti di Jeddah: Arab Saudi pada 8 Oktober dan Irak pada 11 Oktober 2025.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyoroti faktor eksternal yang bisa jadi tekanan bagi Tim Garuda.

Mulai dari perubahan status tuan rumah, jadwal pertandingan, hingga penunjukan wasit asal Kuwait yang dinilai rawan memicu kontroversi.

Baca Juga: TNI AD jaga gedung DPR, kritik menguat: Antara ketentuan hukum dan tuduhan intimidasi sipil

“Sekjen sudah mengirim surat resmi ke FIFA dan saya juga ke AFC mengenai penunjukkan wasit. Kami coba melobi agar wasit lebih netral,” ujar Erick dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 16 September 2025.

PSSI juga menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari mengirim tim advance, mengatur hotel secara independen, hingga mengantisipasi keterlambatan pemain Eropa.

Fokus Kluivert pada keseimbangan tim

Berbeda dengan PSSI, Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert menekankan bahwa kunci persiapan bukan soal tekanan eksternal, melainkan keseimbangan tim.

Baca Juga: BGN bantah isu 5.000 dapur MBG fiktif, jelaskan proses verifikasi dan roll back usulan SPPG

“Kita perlu memiliki mindset yang benar, tidak boleh melupakan rencana di kualifikasi Round 3. Bagi saya, keseimbangan tim menjadi hal yang sangat penting,” ujar Kluivert dalam siniar The Haye Way, Sabtu 20 September 2025.

Menurutnya, pemilihan komposisi pemain, kontrol permainan, dan mentalitas Jay Idzes dkk adalah potongan puzzle yang menentukan.

“Semua aspek itu harus jatuh pada tempatnya, seperti puzzle yang saling melengkapi,” tambahnya.

Diaspora jadi kekuatan tambahan

Selain faktor teknis, dukungan diaspora Indonesia di Timur Tengah diyakini akan jadi energi tambahan.

Baca Juga: Safari anggaran Purbaya sisir kementerian dan lembaga, siapkan tim khusus dan pastikan dukungan istana

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X