news

Demo 2 tahun Prabowo-Gibran berujung ricuh, sejumlah mahasiswa diamankan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:27 WIB
Massa mengikuti demo 2 tahun Prabowo-di Gedung DPRD Yogyakarta pada Selasa sore, 20 Oktober 2026, untuk menyuarakan evaluasi pemerintahan (Threads/@inaya.ptrs)

GENMILENIAL.ID – Demonstrasi memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Yogyakarta berakhir ricuh di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa 20 Oktober 2026.

Kericuhan terjadi setelah gesekan antara demonstran dan pihak di sekitar lokasi, hingga polisi membubarkan massa dan mengamankan sejumlah orang.

Situasi memanas hingga malam hari. Sejumlah demonstran dilaporkan mengalami luka, sementara dugaan kekerasan terhadap peserta aksi turut menjadi sorotan.

Baca Juga: 98 Kasus karhutla masuk penyidikan, Kapolri buru pemilik dan pemegang saham

Kepolisian menyatakan masih mendalami kejadian tersebut dan mendata pihak-pihak yang terluka.

Polisi amankan sejumlah orang saat situasi memanas

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol. Ihsan mengatakan, petugas mengamankan sejumlah orang ketika situasi di lokasi demonstrasi mulai tidak terkendali.

“Tujuannya untuk melindungi,” ujar Ihsan saat menjelaskan alasan petugas mengamankan peserta aksi dan pihak lain di sekitar lokasi.

Menurut Ihsan, polisi masih mendalami gesekan yang terjadi serta mendata orang-orang yang mengalami luka dalam kericuhan tersebut.

Baca Juga: Sekda Subang desak OPD buka hambatan ekonomi, data akurat harus berujung aksi

Keterangan kepolisian menyebut sejumlah orang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis, termasuk anggota yang bertugas.

Namun, laporan tim medis independen mencatat setidaknya enam demonstran terluka hingga pukul 18.00 WIB. Satu orang di antaranya dilaporkan dibawa ke Rumah Sakit Bethesda.

Sejumlah peserta aksi juga mengaku mengalami kekerasan fisik dan dugaan pelecehan ketika kericuhan berlangsung. Laporan tersebut belum seluruhnya mendapat penjelasan terperinci dari kepolisian.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol. Ari Setyawan Wibowo mempersilakan peserta aksi yang merasa mengalami kekerasan untuk melaporkannya kepada polisi.

Halaman:

Tags

Terkini