Dalam situasi tersebut, Isran mengatakan dirinya memprioritaskan keselamatan para penumpang dengan membuka rakit penolong atau life raft agar mereka dapat menyelamatkan diri.
“Saya fokus kepada tamu. Saya buka life raft (rakit penolong), tamu naik, sudah itu saja,” ungkap Isran.
Baca Juga: Bersaing sengit di balapan kandang, Veda Ega Pratama amankan 10 poin di Moto3 Mandalika
Keberadaan satu penumpang yang belum ditemukan baru diketahui setelah dilakukan penghitungan terhadap seluruh orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Dari total 30 orang di dalam kapal, 29 orang berhasil dievakuasi, sedangkan Veronica masih dicari tim SAR gabungan.
Hingga Rabu, 14 Oktober 2026, operasi pencarian masih berlanjut dengan melibatkan 63 personel.
Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan KM Feronia masih dalam proses investigasi lebih lanjut oleh pihak terkait.***