Dalam situasi tersebut, Isran mengatakan dirinya memprioritaskan keselamatan para penumpang dengan membuka rakit penolong atau life raft agar mereka dapat menyelamatkan diri.
“Saya fokus kepada tamu. Saya buka life raft (rakit penolong), tamu naik, sudah itu saja,” ungkap Isran.
Baca Juga: Bersaing sengit di balapan kandang, Veda Ega Pratama amankan 10 poin di Moto3 Mandalika
Keberadaan satu penumpang yang belum ditemukan baru diketahui setelah dilakukan penghitungan terhadap seluruh orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Dari total 30 orang di dalam kapal, 29 orang berhasil dievakuasi, sedangkan Veronica masih dicari tim SAR gabungan.
Hingga Rabu, 14 Oktober 2026, operasi pencarian masih berlanjut dengan melibatkan 63 personel.
Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan KM Feronia masih dalam proses investigasi lebih lanjut oleh pihak terkait.***
Artikel Terkait
Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak, pencarian 243 penumpang dengan kapal TNI AL hingga jalur udara
Tak ada alarm peringatan, penumpang selamat ungkap detik-detik kapal Virgo Transport 8 tiba-tiba miring: Mereka masih tidur
Viral diduga surat pernyataan dari kapal Virgo Transport 8 untuk korban selamat: Santunan Rp500 ribu asalkan tak ajukan tuntutan hukum
Detik-detik penyelam Basarnas Special Group pecahkan kaca Virgo Transport 8, evakuasi korban dari badan kapal yang karam
Kronologi penemuan jenazah Surakman di Pulau Enggano, ABK kapal 5 jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau
Tim penyelam BSG ini ungkap alasan penggunaan palu untuk pecah kaca kapal Virgo Transport 8
Dikomentari ‘evakuasi sibuk bikin konten’, penyelam BSG ungkap alasan buat video saat pencarian korban kapal Virgo Transport 8