Dalam jangka waktu tertentu, paparan asap karhutla dapat menimbulkan berbagai gangguan pernapasan.
Kondisi tersebut mulai dari ISPA hingga memperburuk keadaan orang yang sebelumnya memiliki asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Data Kemenkes dan berbagai keluhan yang dibagikan warga di media sosial menunjukkan bahwa dampak asap karhutla juga berkaitan dengan persoalan kesehatan masyarakat, termasuk pada kelompok balita yang berada di wilayah terdampak.***