GENMILENIAL.ID - Banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), pada Senin, 21 September 2026 malam.
Bencana tersebut menyebabkan dua orang dilaporkan hilang dan empat warga lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa banjir bandang di Solok itu juga berdampak terhadap permukiman dan fasilitas umum (fasum).
Sejumlah rumah mengalami kerusakan, sementara akses jalan tertutup material lumpur sisa banjir sehingga aktivitas warga ikut terganggu.
Baca Juga: 14 Orang kena OTT KPK, mengapa hanya Bupati Bolmut yang jadi tersangka di kasus pemerasan?
Dalam unggahan Instagram @ussfeeds pada Selasa, 22 September 2026, terlihat kondisi sejumlah wilayah yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok.
“Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Solok,” tulis akun tersebut.
Dalam unggahan itu, tampak rumah hingga sejumlah fasilitas umum terdampak terjangan banjir. Material lumpur juga terlihat menutup akses jalan di sekitar lokasi bencana.
Kondisi tersebut membuat warga mengalami kesulitan untuk beraktivitas dan keluar dari kawasan terdampak.
Baca Juga: Bagaimana cara sanggah desil bansos 2026 via WhatsApp? Jangan sampai keliru, ini ketentuannya
Puluhan warga juga dilaporkan harus mengungsi setelah banjir bandang menerjang wilayah Gunung Talang.
Update korban banjir bandang Solok
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, mengatakan banjir bandang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.
“Hujan intensitas tinggi memicu banjir bandang yang melanda Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang,” kata Berton dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 22 September 2026.