Baca Juga: Telisik modus skandal korupsi Bupati Bolmut, diduga patok fee proyek hingga 10 persen
Tim gabungan cari korban hilang
Proses penanganan bencana banjir bandang di Solok dilakukan dengan melibatkan tim gabungan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyisir sungai untuk mencari dua warga yang masih dilaporkan hilang.
Berton mengatakan akses jalan Solok-Padang mulai dapat dilalui setelah sebelumnya terdampak material banjir. Akses tersebut disebut sudah normal dan dapat digunakan secara terbatas.
“Rapat koordinasi penetapan status sudah dilakukan oleh Wakil Bupati Solok,” terang Berton.
Baca Juga: Anggaran cair! Ini update bansos PKH dan BPNT 2026 tahap 3, dari syarat penerima hingga nominalnya
“Kemudian akses jalan Padang-Solok saat ini sudah normal dan bisa dilalui secara terbatas. Pendataan dampak masih tetap berlangsung,” tandasnya.
Hingga laporan tersebut disampaikan, pendataan dampak banjir bandang masih dilakukan.
Tim di lapangan juga terus melakukan penanganan terhadap wilayah terdampak, termasuk pencarian warga yang belum ditemukan.***
Artikel Terkait
Demo korban banjir di Langkat ricuh, bansos disorot tak tepat sasaran
Didemo soal bansos banjir, Bupati Langkat janji temui mensos dan perbaiki data
Identitas 2 korban tewas usai banjir bandang di Bone terungkap, bocah 5 tahun dan lansia 80 tahun
Detik-detik banjir bandang terjang 5 desa di Gorontalo, ratusan rumah hingga kios warga rusak berat
Dugaan pelecehan hingga pesan chat oknum guru yang tersebar, viral siswa SMAN 1 Solok Selatan bawa banner ‘stop penyimpangan’
Cerita warga saat banjir menerjang Kota Padang: Kejebak macet, air datang begitu cepat
Banjir bandang terjang Solok, kawasan kantor Bupati penuh lumpur hingga kayu